Senin, 18 April 2011

Barbie and the Diamond Castle

Ketika Barbie dan Teresa sedang asyik menulis lagu sambil bermain gitar, mendadak Stacie masuk kedalam kamar sambil marah-marah ke sahabatnya Courtney. Melihat sikap sang adik, Barbie memutuskan untuk menceritakan kisah tentang dua sahabat bernama Liana dan Alexa.

Alkisah, Liana dan Alexa adalah dua teman akrab yang bekerja sebagai penjual bunga serta selalu berbagi dalam semua hal (termasuk kecintaan mereka dalam bernyanyi). Suatu hari, Liana menemukan dua intan berbentuk hati di pinggir sungai, dan menjadikannya sebuah kalung yang indah. Sudah tentu, kalung yang satu diberikan pada Alexa.

Keesokannya saat bangun, mereka mendapati kebun bunga yang telah dibangun dengan susah-payah hancur oleh terpaan badai. Satu-satunya yang bisa dilakukan untuk hidup adalah menjual bunga yang tersisa dengan seharga tiga koin, yang tidak mungkin bisa membuat Liana dan Alexa bertahan hidup hingga musim panen berikut.

Dalam perjalanan pulang, keduanya bertemu dengan seorang pengemis tua dan meski kondisi pas-pasan, Liana memberikan bekal makan siangnya yaitu Roti selai pada sang nenek. Sebagai balasan atas kebaikan hati gadis itu, si pengemis memberikan sebuah cermin ajaib. Awalnya Liana tidak mau menerima hadiah tersebut namun atas anjuran sang Nenek akhirnya Liana mau mengambilnya.

Cermin menjadi mengkilat seperti barang yang sangat berharga...timbul pada pikiran mereka untuk mengembalikannya kepada Nenek tua tersebut...saat mereka sedang bernyanyi bahagia tiba2 terdengan suara nyanyia yang bersumber dari balik kaca...” Ya didalam cermin tersebut muncul wajah seorang peri bernama Melody di permukaan kacanya, yang mengisahkan tentang sebuah tempat bernama Diamond Castle dimana semua musik indah ada disana. Tempat itu sendiri awalnya dijaga oleh tiga orang peri namun seorang peri jahat Lydia mengubah segalanya.

Tidak ingin Diamond Castle jatuh ke tangan orang jahat, Phaedra dan Dori memberikan kunci kastil tersebut ke Melody sebelum keduanya diubah menjadi batu. Demi menjaga kunci Diamond Castle dari Lydia, Melody sengaja masuk kedalam cermin ajaib meski untuk itu ia tidak bisa keluar lagi untuk sementara waktu.

Melody juga mengatakan Satu-satunya harapan untuk bebas dan menyelamatkan Diamond Castle adalah kalian Liana dan Alexa,..akhirnya mereka bersedia membantu...tentu saja sangat banyak halangan dan rintangan, sejumlah mahluk unik dan (tentu saja) pada akhirnya harus berhadapan langsung dengan si peri jahat Lydia. Peri jahat Lidya yaang menginginkan Melody.

Saat sedang bernyanyi disebuah rumah makan disebuah desa mereka berkenalan dengan 2 pria tampan yang awalnya menyebalkan karna mereka merasa kalau Liana dan Alexa telah merebut lokasi dimana 2 pemuda itu bernyanyi, tapi akhirnya pemuda tersebut menyelamatkan mereka berdua.

Alexa yang selalu saja tertipu oleh sifatnya yang sangat mengingikan kehidupan layak..siapa sangka dia tertipu oleh samaran peri jahat yang berubah menjadi kedua orang tua melody..persahabatan mereka terpisah karna Liana lebih memilih jalan yang benar sementara Alexa pilih tinggal dirumah etrsebut.

Liana berjalan sendiri namun di perjalanan dia merasa ada yang aneh ternyata tebakannya benar sahabatnya sudah dibuat tidak sadar oleh Peri jahat...Dengan kalung yang ditemukan dipinggir suangi itulah mantar peri jahat dapat dikalahkan karna Liana, Alexa sadar dan mereka berdua berhasil menyelamatkan diri dan sampai akhirnya mereka dapat bertemu kembali dan atas bantuan 2 pemuda mereka berhasil sampai ketujuan yaitu istana yang sudah terkubur. Satu kunci adalah beberapa bantu yang harus ditutupi oleh pergiasan melody. Sempat terjatuh kedalam danau air berputas , atas kecerdikan mereka Lidya dapat dikalahkan.

Istana pun mucul dari dasar laut yang indah dan besar..menyusuri tempat Melody akhinya terlepas dari persembunyiannya disebuah cermin. Lagi2 Lidya mengacaukannya...tetapi belum sempat terjadi Alexa dan Liana berhasil mengalahkan Lidya.

Mereka diberi penghargaan namun kini Alexa sadar sahabat lebih penting dari pada kemewahan, mereka memilih kembali kedesanya dan dan tidak ingin tinggal diistana. Lidya yang kini menjadi patung batu atas ulanya...2 pria tampan diberi masing2 alamt musik yang cangih...Yang Liana dan Alexa minta hanya rumahnya kembali..dengan pemberian putri untuk menebar beberaa bibit dihalaman kini rumah mereka telah penuh ditumbuhi bunga2 yang indah dan canti.

**

Cerita ini hanya dongeng dan mungkin tidak nyata....tetapi anak-anak dan kita bisa mengambil hikmahnya bahwa harta dan kemewahana tidak membuat kita hidup bahagia bila ada yang terkorban. Justru kita akan kehilangan orang2 yang sudah atau tanpa kita sadari merekalah penyebab kesuksesan kita.

Seperti biasa....Dini beli kaset baru dan ibunya ikut menonton karna penasaran.....

17 komentar:

Lyliana Setianingsih mengatakan...

wah asik nih jalan2 ke negeri peri... tambahan koleksi cerita lagi untuk dongeng sebelum tidur putriku,,, hehe...

Makasih yah Bunda Dini.. :-D

Ancorez mengatakan...

Setuju...harta memang bkn jaminan untk kbhgiaan

Ferdinand mengatakan...

Ass. Met Malem Mbak... :)

Wah si Mbak klo Cerita emank jagonya deh haha... nie pasti sebelum cerita lagi nemenin Dini nonton Barnie hhe.. :)

Bener Mbak, Klo pun harta terlihat membuat kita hidup bahagia kayanya itu pun cuma sementara hhe... yg ada banyak hubungan justru hancur karena orang lebih merhatiin harta dari pada sahabat, pasangan atau bahkan orang tuanya sendiri...

Semangat n Happy blogging Mbak.. :)

Aina mengatakan...

endingnya Alexa dan Liana menikah dengan dua pemuda tampan itu gak....????

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

Barbie.... wah hikmahnya mantabs mbak..... Dini suka boneka barbie gak mbak...? (iseng tanya)hehehe

Vicky Laurentina mengatakan...

Alexa di sini jadi antagonis.
Kenapa ya orang-orang antagonis cenderung dinamai dengan huruf X?

attayaya-mading mengatakan...

yang penting dari sebuah cerita adalah hikmah yang bisa diambil dan dipelajari
bukan hanya sebuah cerita kosong tanpa makna

Lidya mengatakan...

anak2 bisa belajar melalui dongeng. aku belum pernah mendongeng ttg peri: )

Bunda Loving mengatakan...

mama Dini...kyknya tahu aja deh, dg apa yg aku inginkan...udh lama lho aku mo buat cerita barbie...tp gak ngerti mau mulai dari mana...maklum aku begitu suka banget dg flim atau boneka barbie...

hihi..jadi malu deh

Nchie mengatakan...

Dongeng sebelum tidur..
jadi ngantuk nih..
jadi inget waktu anakku kecil,sering mendongeng..

daur ulang mengatakan...

harta cuma pelengkap saja, buat apa bahagia tapi ada yang harus di korbankan dari sodara atau temen kita sendiri....harta ta' menjamin apa2.

Nova Miladyarti mengatakan...

bagus ceritanya buat anak-anak mbak. daripada ikutan nonton sinetron, nt malah kesian Dininya,hehhe:P

Gaphe mengatakan...

kyaaa cocok bange buat erita anak pengantar tidur.. nah, karena belom punya anak.. maka calon bapaknya aja deh yang menikmati dulu. hihihi

IbuDini mengatakan...

Aina : endingnya mereka berpisah kejalannya masing2...Alexa dan Liana kembali kerumahnya yang rusak.

sementara dua pemuda kembali pada profesinya sebagai penyanyi.

Arief : Dini suka sekali...hampir semua mainan dia dan barang2nya bergambar barbie.

Bang Atta : bener bang...sebuah cerita yang kita berikan harus diambil sisi baiknya.

Bunda Loving : wahh bener ya bun, saya sebenarnya kurang suka bun tetapi kalau Dini beli kaset dia minta saya menemaninya nonton dan kebetulan film barbie itu jarang yang bahasa indo kecuali bajakan.

Gaphe : ide bagus...kumpulkan cerita untuk sang anak ya Om.

Hariyanti Sukma mengatakan...

wow... Dini senang banget di buatkan cerita Berbie oleh ibunya.
banyak cara kita menanamkan pendidikan ke anak2 kita, dan salah satunya melalui dongeng sesuai dengan usia perkembangannya, akan lebih baik jika kita ajak dia membuat / mencari hikmah dari cerita itu, tujuannya melatih anak untuk memahami suatu peristiwa.... ( duh dasar bu guru nich )

IbuDini mengatakan...

Ibu Sukma : ibu benar sekali....

indri mengatakan...

wahhh bagus yaaaa......
:)

Poskan Komentar

Kunjungan sahabat sangat berarti buatku, terlebih lagi bila sahabat mau mengomentarinya....Terimakasih..