Rabu, 11 Agustus 2021
Membantu Orang Tua
Selasa, 18 Oktober 2011
Dini & Kawan-kawan di Coconut Beach
Seperti jadwal yang sudah ditentukan, cuaca mendukung maka kegiatan Outdoor disekolah akan berjalan sesuai rencana. Jam 7.30 anak-anak sudah harus berkumpul di halaman sekolah. Pagi itu aku sedikit telat , dan kepala sekolah, para guru sudah langsung menyambut anak-anak muridnya termasuklah Dini.
“ Kepala sekolah sempat berkata”, ...nah?? kalau hari ini Dini gak salah, kita jadi jalan-jalan ke pantainya. ( hehehheh..memperbaiki eror jumat kemarin ).
Dini, teman-teman dan guru pengajar berangkat menggunakan Bis. Sementara wali murid yang ingin ikut menggunakan kendaraan pribadi. Pagi itu aku berangkat bersama temanku yang kebetulan anaknya sekolah ditempat yang sama.
Sudah di duga, begitu sampai lokasi anak-anak langsung aja pada lari kepinggiran pantai. Dan para gurupun mulai berteriak, .....( dalam hati : jadi guru TK ini apa gak stress ya melihat tingkah, laku dan gaya para anak-anak yang bader ).
Kegiatan yang mereka lakukan di Coconut Beach sudah tersusun rapi oleh para guru. Dimulai dari kumpul bersama, nyanyi bersama, baris bersama. Kemudian disusul dengan acara perlombaan dan bebas. Acara yang di lombakan seperti masukkan air kedalam botol sampai penuh, memindahkan bola dari tempat yang satu ketempat yang satunya, lomba tarik tambang untuk TK dan Paud, lomba mengisi pasir. Di akhiri dengan mandi-mandi bersama , makan bersama dan juga flying fox.
Untuk acara Flying fox, sayang banget Dini gak mau ikutan...katanya takut. Udah di pujuk juga gak mau ikutan. Jadi hanya sebagian temen-temen Dini aja yang pada nyobain. Dini lebih pilih main pasir sama Kinan...( Nah....untuk kisah Kinan kita cerita di episode berikutnya aja ya ).
Acara yang seru dan bener-bener bikin para wali murid ketawa lepas...karna melihat tingkah laku anaknya masing-masing. Ada yang lari sana sini, ada yang bolak balik ke pantai, ada yang diteriakin cuek aja, ada yang udah gak sabar mau mandi...yang pasti seru dan lucu.
Untuk tidak mengurangi postingan hari ini, ada beberapa foto yang bisa aku dokumentasikan. Meskipun sayang banget karna tidak banyak yang bisa diabadikan, sibuk lihat anak-anak...( maklum, takut hilang hehehhe ). Ya sut...mari....lihat Dini & kawan-kawan di Coconut Beach.
Dini lagi mikir ( mau mandi atau main ya...hehhehe )




Rabu, 12 Oktober 2011
Mela dan Noi Pindah Rumah
Siapa lagi kalau bukan kedua orang tua Mela dan Noi yang sering kuceritakan. Akhirnya Dini tidak lagi kesepian karna sudah punya temen buat main, nonton, belajar dan bersepeda. Meskipun mereka jarang sekali bertemu tapi paling tidak Dini punya teman di sore hari ketika pulang mengaji dan di hari libur.
Sedih, karna Mela dan Noi pindah rumah. Tepatnya minggu kemarin Mela dan Noi pamitan karna mau pindah ke Tg uban, dan sekarang rumahnya sedang mencari orang untuk di sewakan.
Mereka pindah bukan karna aku galak atau aku gak ramah....tapi mereka pindah karna ada usaha kecil yang mereka buat di daerah Sungai Kecil ( nama daerahnya ). Jadi kalau bolak balik kerumah capek...akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal disana.
Hik..hik..hik...untuk ketiga kalinya aku kehilangan tetangga baik hati, dan pastinya lagi, Dini gak punya temen main lagi.
- Sebenarnya ditempatku banyak anak-anak, hanya saja Dini lebih cocok main sama anak perempuan dan terutama itu Mela dan Noi. Sudah satu minggu ini Dini gak main di luar....dari pagi sampai malam mainnya sama Ibunya didalam rumah.
" Pada saat aku bilang, Dini gak punya kawan main ya", dia jawab : gak apa bu....Dini kan masih ada adek Sasa, nanti kalau adek Sasa kesini ...Dini kan bisa main lagi. Sekarang Dini kawan adek Janet aja.
Adek Sasakan masih lama lagi nak datangnya?? gak apa....
Diniku sayang....Diniku malang, baru aja seneng-seneng sama temen yang cocok , udah harus berpisah lagi.
Dan sepertinya aku belum sempat lagi bercerita tentang bagaimana Tiga Kurcaci ini bersepeda.
Kamis, 29 September 2011
Saatnya Mendengarkan (14)
" kok gitu...gak bolehlah".
Habisnya?? adek Sasa sebentar mainnya...Dinikan masih mau main masak-masakan, masih mau kepantai....mau main boneka sama main sama Mela sama Noi. Mela kan gak tau kalau adek Sasa kerumah Dini.
Ibu....besok adek Sasa kesini lagi ya. Ngak...masih lama lagi baru kesini. Kok lama sih kesininya lagi..emangnya adek Sasa sekolah apa, emangnya adek Sasa ngaji apa. Hmmm iyalah adek Sasa ngaji.
Ibu....nanti kita kepinangya hari minggu, Dini mau main sama adek Sasa dipinang. Nanti kita beli mainan masak-masak 2 ya bu...untuk Dini satu, untuk adek Sasa satu. Adek Sasakan gak ada mainan masak-masak bu....kasian adek Sasa ya bu.
Ibu....adek Damar itu kok nakal sih, liatlah bu...semua mainan sama gambar dini dirusak. Peninglah Dini sama adek Damar tuch.......
Ibu.... baju adek Damar kok ditinggal, kaosnya juga di tinggal..emangnya ada kaos apa adek Damar, bajunya ditinggal di rumah Dini. Baju adek Sasa udah dibawa bu.....kaos adek Damar kan kotor, adek sasa kan gak bawa baju..kemarin pakai baju Dini jadi gak ada baju adek Sasa yang tinggal. oo iya ya...Dini lupa ( sambil ketawa ).
**
Sebenarnya dia pengen pamer sama Mela dan Noi kalau adek Sasa datang kerumah..hanya saja waktu Sasa datang Mela sama Noinya gak pulang 3 hari. Jadi pas sorenya Sasa pulang di hari Senin, malamnya Noi sama Mela baru pulang kerumah dan langsung main....Dininya langsung pamer tentang kedatangan Sasa. Dan setiap memanggil Noi dan Mela selalu memanggil nama Sasa sampai-sampai Melanya komplain.
Dini : Ehhh Mela kemarin adek Sasa datang lho...iiihh enaklah kami pergi kepantai, mandi-mandi asik..enak lah, adek Sasa pake baju Dini...karna adek Sasa gak bawa baju dia?.
Mela : Sasa sapa Din...
Dini : Adek Sasa...yang dipinang.
Mela : oooo
Dini : Sasa...sasa... kita main apa ya, kita main boneka atau main masak-masak. Sini masuklah Sa..kita main sama-sama. buu...ada Noi sama Mela, iya masuklah.
Sasa...bonekanya yang ini, Dini yang ini....Noi mau yang mana.
Mela : ehhh Dini panggil Mela kok dari tadi Sasa terus sih...
Dini : ooh iya lupa...maap...maap.
**
Akhirnya kesedihannya malam itu terobati berkat kedatangan Mela dan Noi.
Kamis, 11 Agustus 2011
Saatnya Mendengarkan (13)
Dini sedang belajar berpuasa dan alhamdullilah hingga sekarang dia masih bisa puasa walaupun hanya sampai jam 12, udah di suruh nambah 1 jam katanya nanti gak tahan.
“ Sekitar jam 11 siang ,
Bu...lama kalilah jam 12 nya, dini udah haus nich...nanti kalau Dini pingsan gimana ( sebenarnya dia masih tahan gara-gara ayahnya beli yes di masukin kulkas jadi dia gak sabar lagi mau menyantap yes nya).
“ Waktunya berbuka ,
Pas jam 12 teng....buuuu horeeee dini udah boleh buka puasa, dini boleh minum bu, dini minum yesnya ya bu....bu nanti dini makan ya bu.
Iya....( habis makan sama minum dan menghabiskan yes nya dini lanjut puasa lagi )..
Bu, hari ini Dini puasa kan? ' Iya.
“ Mela, hari ini dini puasa tapi tadi Dini udah makan jam 12 karna dini gak tahan”. Kata ibu biar gak haus dini gak boleh main lari-lari diluar sama main sepeda jadinya Mela sama adek Noi mainnya dirumah kakak Dini aja ya, kita lihat lagu ABCB...Dini punya kaset baru lho...bagus lho, yokkk liat yok.
Mela : iyalah...tapi nanti kakak Dini main rumah mbah Mela ya.
Noi : acu jadi anaknya ya...nanti kakak Dini sama mbak La jadi mamaknya . ( akhirnya mereka jalan bertiga menuju kamar Dini utk muter CD lagu2 membaca sambil cekikikan membicarakan hal-hal kemarin waktu main anak-anakan).
Mela , kasetnya ada 3 lho...yang ini baru, kemarin ibu beli.
Mela : ooo Mela juga punya yang ini..yok kita stel.
Tapi kasetnya jangan di pegang ya, pegangnya kayak gini ( dini sambil mempraktekkan bagaimana cara memegang CD yang benar ) kata ibu kalau di pegang nanti kasetnya rusak gak mau putar lagi. Duduk Noi...duduk yang rapi, lagunya enak lho..ada baju, ada harimau, ada gajah juga...tengoklah.
( anteng tanpa suara ).
“ Satu jam berlalu “. Mela mau main masak-masakan, apa mau main barbie..apa main anak-anak.
Noi : macak-macak. Tapi nanti gak boleh serak-serak ya...nanti kita kemas sama -sama ya, kalau gak nanti ibu marah.
Mela : ok.
“ Bu, main masak-masakan boleh?”
Mainlah...
" Asikkkkk...melaaaa, noiiii ayo bantu ambil" .
Akhirnya habis nonton lagu-lagu diakhiri dengan main masak-masakan trus bubar mainnya pindah kerumah Mela. Hmmmm tapi aku suka kalau mereka main bertiga, meskipun dini suka maunya menang sendiri tapi mereka akur...dan Mela anaknya suka mengalah dan sabar banget menghadapi Dini dan Noi.
Senin, 25 Juli 2011
Dini dan Rijal
Mengapa Dini begitu tidak menyukainya ??...yuk dengarkan alasanya :
Dini : Bu dini malaslah kawan sama rijal tuh...rijal nakal bu, dia suka lari-lari, trus lompat-lompat. Rijal marahin Dini bu...( Dini memperagakan seperti apa Rijal padanya ...rijal mendorong-dorong bahu dini dan kemudian Rijal mengatakan ..heh..heh..heh..apa kau ..begitulah jalan ceritanya ). Sama juga yang di lakukan Fadil...hanya saja Fadil jarang sebagai bahan perbincangan dirumah karna dia tak kawan katanya.
Terus terang Dini emang paling tak bisa dikasari apalagi di marah...dan dia jarang sekali di bentak atau apalah makanya melihat anak lelaki yang aneh kelakuannya dia gak suka. Ditambah lagi dia punya pengalaman ...pernah usia 3 th dia lagi asik2nya main balon di depan rumah ..lari kesana-kemari..tiba2 ada anak2 perumnas yg cowok kira2 umur 4 dan 5 tahunan gitu..tetangga kami sih. Dan mereka mengejar Dini ..maksud mereka itu sebenarnya ingin bermain bersama dan ternyata Dini gak suka jadi ia merasa mereka anak-anak jahat yang mengejar dia...habis itu pulang kerumah dengan nagis teriak-teriak.
Kembali pada Rijal dan Fadil.
Sebenarnya Rijal dan Fadil itu adalah anak dari teman-temanku. Fadil anak dari temanku satu kampung di tg pinang, dan Rijal itu anak dari temanku yang kebetulan kami satu perusahaan. Tanpa direncanakan kami bertemu di satu sekolah pada saat pertama kali anak-anak masuk sekolah di Kids Club...dan anak kami itu satu kelas.
Dan kalau aku lihat Rijal itu anaknya tidak begitu nakal ...buktinya kalau aku main kerumahnya Rijalnya baik sama Dini, mungkin beda disekolah ya...pengaruh teman2 sekolah juga, biasanya kan anak2 cowok gak suka main sama anak2 cewek..seperti yang dikatakan Fadil...anak cewek itu cengeng, tak hebat. Begitu juga sebaliknya pada anak cewek yang emang gak suka akan kekasaran...jadi kalau lihat anak2 cowok yang jempalitan mereka pasti akan bilang anak cowok itu nakal.
Dan sekarang dini sudah naik ke TK Besar , kebetulan Dini dan Rijal tidak satu kelas lagi. Sementara Fadil yang katanya nakal dan ibunya juga kewalahan akhirnya dipindahkan ke sekolah lain biar berkurang nakalnya..gitu kata ibunya.
Dini juga bilang : Rijal sekarang gak nakal lagi bu, sekarang Rijal baik sama Dini bu...( hmmm begitulah anak-anak ya sebentar kawan sebentar tak kawan ).
Ternyata ada beberapa foto kenang-kenangan antara Dini dan Rijal, tapi kata sang wartawan yang 2 ini kelihatan bagus...jadi ya sudah foto ini aja yang di pajang sebagai documentasi sang ibu.
Foto ini ketika Rijal Ulang Tahun yang ke 5
( Demi mendapatkan balon Dini berani nyanyi diacara ini , lihat disini ya )
Rabu, 25 Mei 2011
Sifat Tiga Kurcaci
Senyuman mereka manis sekali....
Sifat Tiga Kurcaci yang mengemaskan ini adalah :
Dini : anaknya agak manja, kurang inisiatif, maunya cepat dan mudah, kalau dibanding-bandingkan dia tidak mau....karna itu dengan cara ini dia bisa mandiri dan rajin. Dini suka berbagi baik itu mainan dan makanan, apa yang dia punya tidak pelit kawannya pasti yang utama. Hanya saja dia tak suka kalau temannya sudah bilang tak kawan...pasti dia akan duduk, diam, menunduk kemudian nagis terisak-isak. Dia akan lebih salah tinggkah jika temannya datang kerumah....bisa2 semua mainan dan apa saja keluar dari persembunyian.
Mela : anaknya pintar, umurnya 1 tahun lebih muda dari Dini tapi dia dewasa dan pengertian, tidak bisa mengucapkan dengan benar huruf R....dia paling pintar bujuk adekknya juga Dini supaya jangan nagis dan berantam, dan supaya adekknya senang dia bela-belain pilih mainan yang benar2 disuka oleh adiknya. Anaknya juga disiplin...setiap habis main dia yang selalu ingatkan dini untuk beres-beres atau kemas barang mainan baru main yang lain.
Noi : ini adeknya mela...anaknya lucu sukanya main sendiri dan gak mau diatur, tapi kalau kakaknya sudah mujuk dia nurut juga. Sukanya ngeledek....dan makanan apa aja dia suka kalau ditawarin. Tapi kalau minum pasti dia pulang kerumah. Kecil-kecil gini kakaknya suka diajakin sifat jeleknya lho yaitu...ngajak kakaknya sembunyi disebelah lemari kamar dini kalau ibunya datang jemput...( mbak La..nanti kalau ibu datang kita sembunyi ya )..... hehehhe lucu kan.
Sekarang kalau hari libur Dini senang , karna dulunya ia hanya bermain dengan ibunya dan sekarang ia bisa main dengan teman-temannya yaitu Mela dan Noi. Bisa dibilang mereka ini cocok sekali , meskipun terkadang suka ada yang merajuk dan trus gak kawan....tapi itu paling cuma bentar aja.
Dini dari dulu paling gak suka main sama anak cowok, katanya anak cowok itu nakal dan bandel makanya begitu ia dapat tetangga perempuan seusianya dia senang sekali. Kadang aku kasihan sama tetangga sebelah kanan dari rumah...nama anaknya Putra kebetulan satu kelas sama Dini di TK. Jadi si Putra itu kalau hari minggu suka kerumah ajak dini main “ Dini....dini...IbuDini...dininya mana,..din ada putra .....nanti Dininya bilang gini..gak mau malas. Putra pun pulang dengan kecewa.
Tetangga sebelah kiri ada juga namanya Rafa masih kecil belum ada 1 tahun, kalau gak ada Mela dan Noi , Dini mainnya kerumah Rafa tapi bukan main sama Rafa melainkan main sama Ibunya Rafa. ( kata Dini anak cowok itu gak cantik hehehehhe ).
Jadi sekarang apa-apa Mela, apa-apa Mela.....Bu ini dibawa kerumah mela boleh, bu nanti main kerumah mela boleh, bu bangun tidur main kerumah mela boleh...bu habis pulang ngaji main rumah mela boleh...inilah pertanyaan yang selalu diajukan setiap hari .
Pernah aku kasihan sekali sama Diniku ini .....waktu itu Mela ke Batam sampai 2 hari, jadi dia nungguin ...Melanya gak pulang2 setiap ada motor berhenti dikira mela, mobil berhenti dikira Mela ....sampai2 dia bilang Mela nich lama kalilah ke batamnya gak pulang2...nagis dan sedih dia.....trus lama dia gak main kerumah Mela karna merajuk ..aku pun bertanya Dini gak main kerumah Mela , Dini gak kawan Mela....Dini dirumah aja....ternyata dia merajuk ( Dini ini paling suka merajuk ). Tapi sekarang udah main lagi dan lagi...ditambah lagi ada permainan baru yaitu Sepeda.
Mau tau bagaimana Tiga Kurcaci ini bersepeda...tunggu aja episode berikutnya.
Selasa, 24 Mei 2011
Tiga Kurcaci
Dini dijendela : Bu...dini liat mela belum tidurlah, pintunya aja masih kebuka...mela...mela
Mela : Dini...dini...sinilah
Dini : dini mau tidur, nanti bangun tidur kita main lagi ya, mela sinilah dini kasih tau ( mela dan noi pun menghampiri dini dan mereka berdiri diteras depan )
Mela : ( dengan suara pelan ) dini keluarlah...sinilah kita main yuk.
Dini : tapi dini mau tidur dulu...mela sih bangun tidurnya lama kali jadi mainnya cuma bentar.
( Dini udah biasa jam 6 pagi udah bangun kadang lebih pagi, meskipun hari libur, beda sama Mela dan Noi kalau bangun tidur pagi udah siang banget kadang jam 10 baru bangun...jadi kalau waktunya Dini harus tidur siang sementara Mela dan Noi masih semangat utk main ).
Mela : Dini....dini ayoklah main lagi... kenapa dikamar...keluarlah, dini di kurung sama ibunya ya ( hahahahha aku ketawa di dalam , Mela bilang dini dikurung )
Bapak Mela : Mela..Noi sini maem dulu nak....bentar Pak
Mela dan Noi : ( masih berdiri diteras ).....Dini nanti kita main lagi ya. Main yang kayak tadi lucu ya hehehhehe ( sesekali mereka bertiga tertawa gak tau sih apa yg menjadi tema pembicaraan mereka ).
Dini : Mela nanti dulu ..sini dulu?? ( akhirnya gak tega juga lihat tiga kurcaci itu yg belum puas dengan bermainnya, berbaik hati mengizinkan untuk main sebentar.....dengan peringatan gak boleh diluar karna panas ). Dijawab dini....ok bos, baiklah.
Berhasil tiga kurcaci kecil menurunkan buku2 yang sudah tersusun rapi di meja dan sampai akhirnya mereka berpisah juga untuk tidur siang.
Sedikit kisah mereka...kita sambung di episode berikutnya.
Rabu, 23 Februari 2011
Saatnya Mendengarkan (6)
Percakapan Anak Balita
Disaat anak-anak Balita berkumpul bersama , berbicara dan kemudian bergosip...lucu rasanya ya. Ini yang sedang dilakukan oleh Dini dengan kedua temannya Mela dan Noi ( tetangga baru kami ).
Dini dan ke2 temannya dirumah yang sedang belajar mewarnai....Mela nanti kalau habis main kita rapikan lagi ya, kata ibu kami gak boleh serak-serak kalau habis main..( iyalah nanti kita rapikan sama-sama ya )...kalau mewarnai gak boleh keluar garis yang rapi ya nanti ibu kami gak suka katanya jelek...Liatlah ibu kami rapikan mewarnainya..ini ibu kami yang kasih warna nich...( duch ternyata diriku cerewet ya ) Mela suka buku yang mana...Dini punya banyaaaaaaaaak buku semua ibu kami yang belikan dipinang..cantik-cantiklah, kakak Dini yang ini aja mela yang peri ya..( iyalah..mela suka yang peri ). Noi yang mana....' ahh Noi gak mau ( Noi ini masih 3 tahun tapi pinter lebih berani malah di banding kakaknya Mela, dia ternyata gak suka ikutan belajar dia lebih suka lihat2 gambarnya ).
Mereka mulai bergosip...Mela kalau bangun jangan siang2 lah...dini tunggu lama lah pintu mela gak buka-buka,...( Mela bangunya siang bapak mela tidurnya malam jadi mela malam juga, bapak mela main internet ).
Mela ' ibu Mela baik gak... ( baiklah ibu mela sekarang lagi masak ayam goyeng, sama tempe goreng...hmm enaklah..ibu kakak dini masak apa) .... mela ini sedikit pelat tidak bisa ngucapin jelas huruf R , Ibu kami juga baik, ibu kami masak kaki 8. lho...semua-semua dini yang makan sampai gendut nih perut dini ...tapi ibu kami gendut jugalah...tapi ayah kami kurus ( mereka ketawa bertiga ) ...dasar ya Dini aku dikatain gendut.
***
Sebenarnya aku gak keras, aku hanya pengen Dini bisa disiplin dan lebih bertanggung jawab dengan apa yang ia lakukan....ya seperti ketika habis main harus dirapikan kembali, kapan bisa berkunjung untuk bermain, biar kelihatan rapi buku gak boleh di coret2.
Dan alhamdullilah dia sedikit mengerti karna dengan tanpa sengaja aku mendengarkan percakapan dia dan temannya...ditambah lagi dia sekarang udah tau Jam. Semoga apa yang aku lakukan tidak terlalu keras untuk anak seumuran Dini.









