Rabu, 16 Maret 2011

Orang Sukses

Orang sukses adalah orang yang berani mengambil resiko..benarkah. Saya ada membaca sebuah cerita...untuk mengetahui pengaruh keberanian mengambil resiko atas kesuksesan. ceritanya dipilihlah dua belas orang dengan latar belakang yang relatif sama untuk di teliti. Setelah diberi pengarahan secukupnya, mereka dimasukkan kedalam sebuah gedung yang agak gelap.

Setelah berada didalam gedung, ketua tim peneliti menunjukkan kepada mereka bahwa di depan mereka , diseberang kolam ada sebuah medali yang terbuat dari emas murni. Untuk mendapatkannya kalian harus melewati jembatan gantung itu. Jika gagal dan jatuh kebawah kalian beresiko patah kaki atau tangan. Namun jangan khawatir , karna tim medis kami siap menolong kalian jika ada masalah..ketua menjelaskan lebih lanjut.

Siapa yang berani mencoba lebih dulu? Tantang ketua tim kepada kedua belas orang tersebut. Sementara mereka saling berbisik dan berdiskusi, namun tidak ada yang berani mengajukan diri untuk mencoba. Setelah ditunggu-tunggu belum ada juga yang mengajukan diri, maka ketua tim kembali bertanya...Ayo, siapa yang berani mencoba?..

Tiba-tiba seorang dari mereka mau dan langsung mencoba. Dengan berani dan hati-hati ia meniti jembatan tersebut..akhirnya ia berhasil dan dengan bangga menunjukkan medali emas itu. Setelah itu ketua tim peneliti menghidupkan beberapa bola lampu, ia membawa para peserta mendekat kekolam tersebut. Ternyata dibawah jembatan itu telah terpasang jaring atau net yang transparant.

Ketika ditawarkan lagi, siapa yang berani melewati jembatan gantung tersebut akan mendapatkan hadiah hiburan. Namun hanya 3 orang yang maju kedepan. Dengan langkah hati-hati mereka berhasil melewati jembatan gantung tersebut dan mendapatkan hadiah hiburan dari ketua tim peneliti.

Kemudian peserta sisannya bertanya, Pak..apakah jaring itu cukup kuat menahan beban orang?...Ia cukup kuat menahan sampai lima puluh orang sekaligus, jawab ketua tim peneliti..tapi sayang kesempatan sudah tidak ada lagi.


**
Demikianlah dalam hidup ini, kesempatan tidak datang dalam bentuk yang jelas dan nyata..kesempatan juga tak datang untuk yg kedua kali..meskipun ada tapi tak tau kapan itu terjadi.


Sumber : Buku

13 komentar:

Susan Noerina (Zulfadhli's Family) mengatakan...

Yup, setuju banget Mba Mul!

Hidup emang harus berani mengambil resiko. kan kalo dicoba kita ga akan pernah tau bakalan berhasil / ga :-)

Gaphe mengatakan...

yang penting adalah : bagaimana melihat kesempatan dan lakukan.

banyak yang hanya melihat saja tanpa keberanian melakukan.. jadinya yaa samimawon
#termasuk saya yang sedang belajar

catatan kecilku mengatakan...

Cerita yg inspiratif mbak... Kita tak akan tahu kemampuan kita sebelum kita mencobanya. Dan selama kita tak berani mencoba, kita tak akan mendapatkan apa-apa.

place to study mengatakan...

Kalau begitu, shasa harus menjadi anak yg berani mencoba setiap peluang ya ada ya, tante.

Nyach mengatakan...

"kesuksesan adalah sebuah titik dipuncak gunung kegagalan, kalau begitu mengapa takut gagal" kata seorang enterprenur Indonesia.

lidya mengatakan...

jangan menyia2kan kesempatan yang ada

Geafry Necolsen mengatakan...

kapan ya ada yang nawari aku test begitu, pasti aku ambil emasnya hhe,,
lagi butuh duit buat bayar kontrakan :D

esensi ceritanya bagus, ingin sukses harus berani ambil resiko..
tapi kalau sudah berkeluarga itu susah mau ambil resiko.. kegagalan yang kita alami juga harus ditanggung anak dan istri.
kalau masih sendiri mungkin ga akan membebani yang lain

pencari jejak mengatakan...

hidup itu memang pilihan, setiap pilihan akan selalu ada efek samping baik maupun buruk. yang terpenting adalah proses menjalani pilihan tersebut dan mengambil pelajaran di setiap pilihannya.
salam kenal di kunjungan pertama!
mampir kalau sempat mba

Abi Sabila mengatakan...

.....kesempatan tidak datang dalam bentuk yang jelas dan nyata..kesempatan juga tak datang untuk yg kedua kali..meskipun ada tapi tak tau kapan itu terjadi.....

karena itu, lakukanlah segera bila telah tiba masanya, namun jangan tergesa-gesa karena itu sifat dan perbuatan syaitan yang akan merugikan.

IbuDini mengatakan...

Bunda Susan : bener banget,....meskipun kadang kita takut untuk melangkah maju.

Gaphe : bener banget

Mb Reni : seringnya kita takut untuk melakukannya mb

Shasa : Shasa yang makin pintar...ikuti saja apa yang menurutmu itu baik...dan lakukan , perjalanan Shasa yang masih panjang , tante yakin Shasa akan mendapatkan yang terbaik.

Lidya :setuju...tapi jangan semua, nanti bisa gagal.

Geafry : perlu rencana yang matang untuk melakukannya...karna jika salah langkah makan keluarga akan menjadi korban.

Pencari jejak : pilihan yang selalu dihadapi oleh kita..kapanpun itu selalu di hadapi oleh pilihan.

Abi : wahh lama sekali abi tak berkomnetar ya..
lakukan sesuai kata hati dan rencana matang.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

tul. dg kata lain no pain no gain

Ferdinand mengatakan...

Kayanya aku malah tergolong yg selalu ngambil resiko deh Mbak... tapi aku setuju tuh, karena hidup ityu pilihan ya apa yg kita nikmati didepan juga tergantung sama apanyg kita pilih hari ini....


Hem... gak tau kpn aku bisa jadi org sukses, tp begni aja udah aku syukuri koQ hhe..

Semangat n happy blogging, maaf telat mbak...

IbuDini mengatakan...

Fanny : betul 3 x

Ferdinand : saya juga sudah menyuskuri dgn apa yang ada sekarang, meskipun kadang kepengennya lebih...tapi akhirnya memutuskan cukup aja dulu.

Poskan Komentar

Kunjungan sahabat sangat berarti buatku, terlebih lagi bila sahabat mau mengomentarinya....Terimakasih..