Jumat, 16 September 2011

Koperasi dan SHU Tahun ke 4

Ingat pertama kali hanya bisa membagikan Gula Putih 2 kilo ke masing-masing anggota...dan sekarang sudah banyak x lipat dari pendapatan awal. Aku senengggg..., tahun ini SHU kami meningkat Rp. 30.000 di banding tahun kemarin jadi masing-masing anggota mendapatkan Rp. 110.000,-. Lumayankan buat nambah-nambah Idul Fitri.

Jadi ceritanya kemarin itu... 10 hari sebelum Lebaran aku sudah selesai membagikan uang tersebut ke 15 anggota. Alhamdullilah semua berjalan lancar dan tugasku selesai.

Tahun ini sengaja pengurus lebih memilih membagikan berupa uang dibanding sembako atau lainnya. Karna ibu-ibu yang banyak permintaan , jadi kami pilih jalan tengah membagikan berupa uang . Dengan uang terserah si ibu mau untuk apa bisa digunakan. Pengurus juga gak pusing......( bukan maksud untuk lepas tangan ).

**

Seperti cerita-cerita saya sebelumnya, kalau kami mempunyai satu organisasi kecil yaitu Dasa Wisma yang beranggota minimal 21 orang tidak boleh lebih. Dasa Wisma yang kami bentuk sejak tahun 2008 dan alhamdullilah hingga sekarang masih berjalan dengan baik. Meskipun anggotanya sudah mulai berkurang menjadi 17 orang , 2 diantaranya adalah anggota baru mendaftar 3 bulan yang lalu. Sementara yang lain pulang habis kekampung halaman pada cerita-cerita saya sebelumnya juga.

Pada organisasi ini selain pertemuan dan arisan kami juga membentuk Koperasi simpan pinjam yang wajib setiap bulan masing-masing anggota menyimpan sebesar Rp. 10.000,-. Nah dari dana inilah kami putar hingga bisa meningkat dan bisa di pinjamkan kepada yang memerlukan dengan bagi hasil 10 %. Alhamdullilah hingga sekarang masih berjalan dengan lancar dan saya masih dipercayakan untuk menjabat sebagai bendahara 1 dari awal di bentuk hingga sekarang.

Ternyata Koperasi yang kami jalankan ini jauh begitu meningkat di banding Dasa Wisma lainnya, dari mulai pinjaman Rp. 300.000,- dan sekarang setiap anggota setiap bulannya bisa meminjam sudah mencapai Rp. 2.000.000, bila dibanding Dasa Wisma lainnya.

Mungkin bila dilihat dari bagi hasil 10% kedengerannya besar sekali ya, dan udah bisa masuk dalam kategori rentenei juga nich kami, tapi bagi hasil 10% tidak seperti bayangan sahabat pembaca. Karna Koperasi yang kami buat bukan untuk menyulitkan justru ingin mempermudahkan.

Saya memberikan penjelasan tentang pinjaman ini :

Sudah kesepakatan bersama ….di bawah Rp. 1.500.000,- cicilan dapat dilakukan hingga 6 bulan. Sementara dari jumlah Rp. 1.600.000 ~ Rp. 2.500.000,- cicilan dapat dillakukan hingga 8 bulan.dan seterusnya bila ada tinggkatan.

“ Mul, bagaimana cara pembayarannya “.

Untuk cicilan pinjaman dan cicilan bagi hasil semua sudah saya hitung dan langsung memberikan penjelasan kepada anggota, selebaran juga di bagikan untuk pegangan...pinjaman berapa yang akan di ajukan.

Disini kami membagi 2 bagian ...pinjaman di bagi 6 bulan begitu juga dengan bagi hasil di bagi 6 bulan...meskipun dalam satu paket tapi kami pisahkan.

Jadi bila ada anggota yang akan melunasi mereka cukup membayar bagi hasil hanya satu bulan...sementara bulan-bulan kedepan tidak dihitung.

Misalnya dalam daftar ini :


Bulan / Tgl
1,500,000
10%


Paraf

1,500,000 + 150,000 = 1,650,000


Rincian Bulanannya :








1,650,000 : 6 Bulan




1 250,000 + 25,000 = 275,000











2 250,000 + 25,000 = 275,000











3 250,000 + 25,000 = 275,000











4 250,000 + 25,000 = 275,000











5 250,000 + 25,000 = 275,000











6 250,000 + 25,000 = 275,000 +




Total : 1,650,000


Ibu Ani sudah mencicil pinjaman selama 2 bulan, kemudian di bulan ke 3 Ibu Ani akan melunasi pinjaman. Jadi pinjaman Ibu Ani masih 4 bulan x jumlah cicilan + 1 bulan bagi hasil = total. Nah hanya segitulah Ibu Ani melunasinya jadi tidak 4 bulan x jumlah cicilan + 4 bulan bagi hasil...( ini tidakkkk ).

“ Gak rugi buu , kapan berkembangnya kalau gini cara pembayarannya“.

  • Kalau menurut teman-teman rugi gak...( rugi pastinya ya...)

“ Tidak rugi “. Dan yang penting tidak dirugikan untuk kita dan semua, karna tujuan Koperasi ini di bentuk untuk mempermudah bukan menyulitkan...jadi semua akan baik-baik saja dan insyaallah Koperasi kita akan berjalan dengan lancar.


“ tapi bener teman “, ...alhamdullilah Koperasi kami meskipun lambat tapi bisa dibilang sangat lumayan dan berjalan lancari. Karna terbukti....kesuksesan Koperasi kami, bila di banding Dasa Wisma lainnya yang gak ada kemajuan untuk Simpan Pinjamnya. Malah ada yang heran dengan jumlah besar yang kami keluarkan untuk pinjaman bisa mencapai Rp. 2.000.000,-.

Untuk aku pribadi banyak suka duka yang dialami selama menjadi Bendahara, misalnya ada yang reseh yaitu suka bayar telat, mancing-mancing emosi yaitu belum lunas bilangnya udah lunas dan banyaklah. Tapi bila kita dapat mengusahakan pinjaman mendadak diakhir bulan...misalnya orang tuanya sakit, anaknya sakit rasanya bila kita bisa membantu memberikan pinjaman serasa sudah meringgakan beban mereka jadi rasa dalam hati itu seneng, gembira juga.

Semua pasti ada tahapnya......jadi sekarang aku bisa mengatasi bagaimana caranya menghadapi di reseh dan si pemancing emosi.

Untuk sahabat yang ingin mencari kesibukan luar rumah karna tidak bekerja mungkin bisa membentuk Organisasi kecil seperti ini. Jadi dari pada ngerumpi disore hari atau pagi hari..mending cari kegiatan.

Terimakasih untuk para anggota , dan pengurus lainnya...semoga kegiatan kita masih dapat berlangsung dengan lancar ke tahun-tahun berikutnya dan dengan SHU yang lebih meningkat tentunya. Ayoooo ibu-ibu...rajin-rajin minjem ya.



18 komentar:

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

kalau aku lebih suka jalan-jalan didunia maya bun daripada ngerumpi diluar rumah :)
btw bun thx ya atas bantuannya kemarin,sudah dijawab mama kinan

zone mengatakan...

ayo-ayo....
yang mau pinjam uang...
:)

koperasi....
ekonomi kerakyatan....

hilsya mengatakan...

di RT-ku pinjemannya tanpa bunga dan ga diputer/simpan di bank. jadi memang beneran buat bantu kasus darurat

Danil Edan mengatakan...

wah aku jdi punay link ngutang baru

Hariyanti Sukma mengatakan...

salut deh ... masih punya waktu ngurusin koperasi RT...

catatan kecilku mengatakan...

Wah, pengurus simpan pinjamnya yg ini semangat sekali ya? :)
Akuu termasuk yg jarang minjem di simpan pinjam yg ada di Dawis mbak...

umiabie mengatakan...

wah kalo aku sih ga pernah pinjam2 ke koprasi.. soalnya takut... hehe...

monda mengatakan...

semangat mbak, tak mudah mengurus ini dan memuaskan orang banyak

Obrolan Blogger.com mengatakan...

weiii... kegiatan baru ya, met kerja ya de

♥chika_rei♥ mengatakan...

waa mba ikutan koperasi ya^^
semoga lancar mba koperasinya

Keluarga Zulfadhli mengatakan...

Dear.

Wah.... enakya... usaha koperasinya bisa jalan dengan baik dan bisa di pantau dengan SHU yang terus meningkat..... kapasitas pengururusnya patut di contoh oleh BUMN yang sering mengatakan usaha mereka merugi... dan kerugian miliaran rupiah.... berarti ini adalah masalah human resources....

sukses dan selamat..... Susan masih beloum aktif alis dorman..... maaafff...


Regards,
... Ayah Zahia ...

Orin mengatakan...

Pastinya ya mba, seneng kalo dapet SHU guede hehehe

kang nur mengatakan...

Ibu-ibu memang harus teliti pembukuannya, baik di koperasi maupun di mana saja.

Mama kinan mengatakan...

wah enaknya bagi bagi THR di dasawisma mbak yani..
mbak yang bukan anggota, dan tinggal di perumnas taman sari boleh nggak ikutan minjam hehehe...mbak yani kan bendaharanya...:)

Nyach mengatakan...

pengkontrolan terhadap laporan atau catatan tabungan di koperasi mempunyai dampak.
tertib admin sangat diperlukan agar tidak timbul masalah.

puteriamirillis mengatakan...

wah bermanfaat sekali ya ibu dini, tidak memberatkan mereka yg meminjam kalo sistem pembayarannya begitu,semoga makin berkah koperasinya ya bu

Nia mengatakan...

sama kayak Mbak Hilsya...kalo di RTku ada juga kas RT yang bisa dipinjamkan ke warga tapi ngga di bunga-kan.....jd minjem segitu yah bayarnya segitu,.....itupun bayarnya kapan aja klo udah ada uangnya...makanya yg jd bendahara sering kena getahnya harus nalangin dulu klo uangnya mo dipake...tp yg pasti begitu arisan selesai siapa2 yg punya hutang harus melunasi karna uangnya mau dibagikan kepada yg punya.......

Lyliana Thia mengatakan...

Kegiatan yg bermanfaat sekali ini Mbak.. Ditempatku belum ada kegiatan spt ini setauku..
Tapi iya, sangat lebih baik berorganisasi drpd hanya duduk2 dan ngerumpi ya Mbak.. ^_^

Poskan Komentar

Kunjungan sahabat sangat berarti buatku, terlebih lagi bila sahabat mau mengomentarinya....Terimakasih..