Tampilkan postingan dengan label Organisasiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasiku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 September 2011

Koperasi dan SHU Tahun ke 4

Ingat pertama kali hanya bisa membagikan Gula Putih 2 kilo ke masing-masing anggota...dan sekarang sudah banyak x lipat dari pendapatan awal. Aku senengggg..., tahun ini SHU kami meningkat Rp. 30.000 di banding tahun kemarin jadi masing-masing anggota mendapatkan Rp. 110.000,-. Lumayankan buat nambah-nambah Idul Fitri.

Jadi ceritanya kemarin itu... 10 hari sebelum Lebaran aku sudah selesai membagikan uang tersebut ke 15 anggota. Alhamdullilah semua berjalan lancar dan tugasku selesai.

Tahun ini sengaja pengurus lebih memilih membagikan berupa uang dibanding sembako atau lainnya. Karna ibu-ibu yang banyak permintaan , jadi kami pilih jalan tengah membagikan berupa uang . Dengan uang terserah si ibu mau untuk apa bisa digunakan. Pengurus juga gak pusing......( bukan maksud untuk lepas tangan ).

**

Seperti cerita-cerita saya sebelumnya, kalau kami mempunyai satu organisasi kecil yaitu Dasa Wisma yang beranggota minimal 21 orang tidak boleh lebih. Dasa Wisma yang kami bentuk sejak tahun 2008 dan alhamdullilah hingga sekarang masih berjalan dengan baik. Meskipun anggotanya sudah mulai berkurang menjadi 17 orang , 2 diantaranya adalah anggota baru mendaftar 3 bulan yang lalu. Sementara yang lain pulang habis kekampung halaman pada cerita-cerita saya sebelumnya juga.

Pada organisasi ini selain pertemuan dan arisan kami juga membentuk Koperasi simpan pinjam yang wajib setiap bulan masing-masing anggota menyimpan sebesar Rp. 10.000,-. Nah dari dana inilah kami putar hingga bisa meningkat dan bisa di pinjamkan kepada yang memerlukan dengan bagi hasil 10 %. Alhamdullilah hingga sekarang masih berjalan dengan lancar dan saya masih dipercayakan untuk menjabat sebagai bendahara 1 dari awal di bentuk hingga sekarang.

Ternyata Koperasi yang kami jalankan ini jauh begitu meningkat di banding Dasa Wisma lainnya, dari mulai pinjaman Rp. 300.000,- dan sekarang setiap anggota setiap bulannya bisa meminjam sudah mencapai Rp. 2.000.000, bila dibanding Dasa Wisma lainnya.

Mungkin bila dilihat dari bagi hasil 10% kedengerannya besar sekali ya, dan udah bisa masuk dalam kategori rentenei juga nich kami, tapi bagi hasil 10% tidak seperti bayangan sahabat pembaca. Karna Koperasi yang kami buat bukan untuk menyulitkan justru ingin mempermudahkan.

Saya memberikan penjelasan tentang pinjaman ini :

Sudah kesepakatan bersama ….di bawah Rp. 1.500.000,- cicilan dapat dilakukan hingga 6 bulan. Sementara dari jumlah Rp. 1.600.000 ~ Rp. 2.500.000,- cicilan dapat dillakukan hingga 8 bulan.dan seterusnya bila ada tinggkatan.

“ Mul, bagaimana cara pembayarannya “.

Untuk cicilan pinjaman dan cicilan bagi hasil semua sudah saya hitung dan langsung memberikan penjelasan kepada anggota, selebaran juga di bagikan untuk pegangan...pinjaman berapa yang akan di ajukan.

Disini kami membagi 2 bagian ...pinjaman di bagi 6 bulan begitu juga dengan bagi hasil di bagi 6 bulan...meskipun dalam satu paket tapi kami pisahkan.

Jadi bila ada anggota yang akan melunasi mereka cukup membayar bagi hasil hanya satu bulan...sementara bulan-bulan kedepan tidak dihitung.

Misalnya dalam daftar ini :


Bulan / Tgl
1,500,000
10%


Paraf

1,500,000 + 150,000 = 1,650,000


Rincian Bulanannya :








1,650,000 : 6 Bulan




1 250,000 + 25,000 = 275,000











2 250,000 + 25,000 = 275,000











3 250,000 + 25,000 = 275,000











4 250,000 + 25,000 = 275,000











5 250,000 + 25,000 = 275,000











6 250,000 + 25,000 = 275,000 +




Total : 1,650,000


Ibu Ani sudah mencicil pinjaman selama 2 bulan, kemudian di bulan ke 3 Ibu Ani akan melunasi pinjaman. Jadi pinjaman Ibu Ani masih 4 bulan x jumlah cicilan + 1 bulan bagi hasil = total. Nah hanya segitulah Ibu Ani melunasinya jadi tidak 4 bulan x jumlah cicilan + 4 bulan bagi hasil...( ini tidakkkk ).

“ Gak rugi buu , kapan berkembangnya kalau gini cara pembayarannya“.

  • Kalau menurut teman-teman rugi gak...( rugi pastinya ya...)

“ Tidak rugi “. Dan yang penting tidak dirugikan untuk kita dan semua, karna tujuan Koperasi ini di bentuk untuk mempermudah bukan menyulitkan...jadi semua akan baik-baik saja dan insyaallah Koperasi kita akan berjalan dengan lancar.


“ tapi bener teman “, ...alhamdullilah Koperasi kami meskipun lambat tapi bisa dibilang sangat lumayan dan berjalan lancari. Karna terbukti....kesuksesan Koperasi kami, bila di banding Dasa Wisma lainnya yang gak ada kemajuan untuk Simpan Pinjamnya. Malah ada yang heran dengan jumlah besar yang kami keluarkan untuk pinjaman bisa mencapai Rp. 2.000.000,-.

Untuk aku pribadi banyak suka duka yang dialami selama menjadi Bendahara, misalnya ada yang reseh yaitu suka bayar telat, mancing-mancing emosi yaitu belum lunas bilangnya udah lunas dan banyaklah. Tapi bila kita dapat mengusahakan pinjaman mendadak diakhir bulan...misalnya orang tuanya sakit, anaknya sakit rasanya bila kita bisa membantu memberikan pinjaman serasa sudah meringgakan beban mereka jadi rasa dalam hati itu seneng, gembira juga.

Semua pasti ada tahapnya......jadi sekarang aku bisa mengatasi bagaimana caranya menghadapi di reseh dan si pemancing emosi.

Untuk sahabat yang ingin mencari kesibukan luar rumah karna tidak bekerja mungkin bisa membentuk Organisasi kecil seperti ini. Jadi dari pada ngerumpi disore hari atau pagi hari..mending cari kegiatan.

Terimakasih untuk para anggota , dan pengurus lainnya...semoga kegiatan kita masih dapat berlangsung dengan lancar ke tahun-tahun berikutnya dan dengan SHU yang lebih meningkat tentunya. Ayoooo ibu-ibu...rajin-rajin minjem ya.



Selasa, 19 Juli 2011

Ngerujak Yuk...

Kegiatan Minggu Kedua

Seperti biasa minggu kedua setiap bulan adalah Dasa Wisma, kebetulan bulan ini kami mengadakannya pada tanggal 3 juli minggu pertama. Karna pada tanggal 10 juli sudah banyak ibu2 lain punya rencana sendiri ..aku salah satunya.

Kali ini kegiatan yang kami isi sedikit berbeda, ibu2 lain merasa jenuh dan ingin suasana baru sebelum menjalankan Ibadah Puasa. Jadi ibu-ibu ngajak jalan-jalan yang murah meriah aja sambil rujakan katanya. Ngerujak Yukkk...yukkk kata ibu2 yang lain.

Jadi aku dan beberapa pengurus menyusun rencana, dari mulai iuran, kendaraan, permainan dan hadiah. Keputusan di ambil saat meeting tanggal 19 juni yaitu 3 perlombaan anak-anak dan 1 perlombaan ibu2.

Untuk ngerujak kami mengusulkan minta sumbangan dari masing-masing ibu untuk menyumbangkan buah ala kadarnya untuk mengurangi biaya dalam pembelian. Dan alhamdullilah urusan rujak semua setuju dan berjalan lancar. Maklum menu utama yang ditunggu-tunggu adalah emang rujak.

Untuk soal bas sayang sekali gak bisa nego lagi, tapi gak apalah...yang penting enak, nyaman selamat sampai tujuan jadi masing2 hanya dikenakan biaya Rp. 10.000 dan sisa dari bayar bas untuk beli kado perlombaan dan sewa tempat. Dan alhamdullilah ada yang menyumbangkan hadiah kecil untuk 3 yang beruntung.

Beberapa kegiatan yang kami lakukan di Pantai Sakera sebagai Documentasi.



Suasana di dalam Bas ( ketika mau berangkat...periksa penumpang dulu )

Sampai pada tujuan ( Pantai Sakera ).....
Kebetulan kami ada sewa 2 tempat jadi ibu-ibunya sedikit terpisah meskipun bersebelahan, dan mungkin sahabat ada yang ingin bertanya ...Kenapa tidak terlihat para suami.
Kebetulan ini acara kami Ibu-ibu jadi para bapak2 tidak termasuk didalamnya.......( ibu2 yang preman dan gaul hehehhehe )


Saatnya Ngerujak bareng...( narsi dulu )
Dini dan kawan-kawan pada saat ketemu pantai ....langsunnnng jebur
( Mandi sebelum lomba di mulai )
Lomba gigit sendok ( usia 5 tahun )

Lomba lari anak perempuan ( anak laki2nya sepertinya kelupaan di documentasi )

Lomba Tiup Balon Ibu-Ibu

Para pemenang Lomba lari, gigit sendok

Pemenang Tiup Balon


Penerima Hadiah Doorprice ( kebetulan ada yang punya niat ini )

Sekian dulu kegiatan dan jalan-jalan kami.....

Rabu, 11 Mei 2011

Perpisahan Lagi

Kegiatan Minggu kedua

Seperti biasa kegiatan minggu kedua setiap bulan selalu aku isi dengan kegiatan Organisasi Dasa Wisma bersama-sama dengan Ibu2 Perumnas. Dimulai dari pagi hari pada jam 6 ~ jam 7 pagi yaitu berkebun...tapi sayang sekali kebun kami tidak begitu bersemangat untuk aku menampilkannya karna sebagian tanaman sudah pada mati dan kering , meskipun ada yang hidup tetapi tidak subur dan sehat mungkin karna pengaruh cuaca yang panas dan kemarau membuat beberapa tanaman mati dan kering.

Seperti pohon timun satu ini...buahnya kecil sekali seharusnya ia bisa lebih besar dan panjang, karna panas dan kurangnya perawatan juga dari kami maka buah timun itu malu2 untuk tumbuh menjadi besar dan segar.

Pohon Timun

Selesai berkebun kegiatan kami lanjutkan pada sore hari yaitu jam 16.00 sampai selesai...dipertemuan ini banyak hal yang kami bahas..dari mulai uang kas, uang koperasi, arisan dan masalah lain2nnya.

Sebelumnya pada hari Sabtu saya selaku bendahara dan Erni selaku sekretaris kami mengalang Dana untuk Adik kami Aisyah, alhamdullilah meskipun ada hambatan kecil tetapi semua berjalan dengan lancar dan Alhamdullilah sekali lagi hasilnya begitu memuaskan diluar dugaan Dana yang terkumpul lumayan besar dan sudah kami kirimkan kepada sahabat kami Senin paginya, dan sampai pagi inipun kami masih menerima sumbangan sukarela tersebut dari sahabat2 kami yang lain....dana selebihnya ini akan kami kirimkan kemudian.

Bila semua rencana berjalan lancar dan silahturahmi semakin dekat sangat disayangkan sekali bila harus adanya perpisahan lagi...yaitu Anggota kami satu lagi mengundurkan diri karna harus pulang kampung ke Medan. Menurutnya biaya disini semakin mahal dan dengan hanya satu penghasilan dari suami tidak mencukupi untuk mereka sekeluarga bertahan. Bila di kampung mereka akan membuka suatu usaha atau lahan yang sebelumnya mereka sudah miliki.

Jadi pada hari minggu itu juga kami mengadakan salam perpisahan untuk Ibu Dewi Aprina yang sudah 3 tahun lebih mengikuti kegiatan Dasa Wisma ini...kami juga mengembalikan semua uang koperasi yang sudah ia simpan selama 3 tahun 4 bulan dan juga sedikit kenang-kenangan.

Ibu Nia ( bendahara 2 ) & Ibu Dewi Aprina

Harapan aku dan kami semua semoga Ibu Dewi Aprina semakin sukses dan apa yang menjadi keinginan berjalan dengan lancar.

Begitu juga dengan Organisasi kami ini, moga untuk kedepannya lebih semangat lagi, nambah anggota dan semua berjalan dengan lancar dan baik.

Do'a kami juga untuk Sahabat kami Abi dan Umi Aisyah semoga diberi ketabahan dan keiklasan serta kesabaran untuk menghadapi apapun yang sudah diberikan kepada Allah untuk kita...Amin.

Untuk sahabat pembaca salam hangat dan sehat selalu untuk kita semua....



Rabu, 20 April 2011

Alhamdullilah Selesai

Kegiatan Minggu kedua

Setelah 2 hari tanda tanya dan konflik yang meresahkan tidur malam aku...akhirnya terselesaikan dengan lancar dan baik-baik tadi malam. Seperti pada postinganku disini, dan sesuai rencana awal malam itu juga kami mendatangi rumah Ibu Neneng dengan tujuan mengucapkan selamat jalan, sukses selalu dan maaf yang tak terhingga atas kelalaian dan ketidak sempurnaan kami selaku pengurus yang tidak begitu baik menjalankan sebuah Organisasi.

Awalnya hanya bersilahturahmi dan memberikan berupa kenang-kenangan tetapi aku selaku bendahara dan temanku Erni , Bu Sumi, dan Bu Nia selaku pengurus juga ingin benar2 masalah ini terselesaikan sehingga tidak ada lagi salah paham dengan kurangnya informasi. Akhirnya kami memaksa ketua untuk berterus terang .....mungkin malam itu ibu Neneng agak kaget begitu juga ibu Dewi yang sebagai menyimpan rahsia Ibu Neneng yang sudah menyampaikannya kepada kami. Karna menurut aku menutupi tidak menyelesaikan masalah....aku hanya menginginkan kita yang ditinggalkan akan lebih tenang dan lebih berhati-hati lagi dalam menjalankan kepengurusan begitu juga dengan Ibu Neneng...pergi dengan hati tenang tanpa kesal, gembira dilingkungan baru dan mungkin ia bisa menjalankan organisasi dengan baik di tempat barunya.

Malam itu kami semua anggota dasa wisma hadir kecuali ibu Yati ,Melda dan ibu Mulyati yang kebetulan berhalangan hadir. Panjang lebar keinginan kami di sampaikan oleh Ibu ketua kepada Ibu Neneng, kami juga memohon maaf juga pada keluarganya....hingga malam itu terungkaplah apa yang sudah menjadi keganjalan di hati Ibu Neneng..unek-unek pun keluar ( disini aku hanya menilai kalau ia dan tetangga sebelahnya ibu Eva anggota dasa wisma juga selaku ibu RT juga kurang bersilahturahmi karna terlihat dari penyampaiannya tadi malam kalau dia bertanya ada apa dengan Ibu Eva kepada Dia ....mungkin ada masalah pribadi yang kami tidak ketahui ).

Tapi sudahlah semua sudah berakhir dan sudah berlalu...hal seperti ini menjadi pelajaran buat kami untuk lebih sensitif lagi, perhatian lagi, berhati-hati lagi. Agar organisasi yang di buat ini benar2 untuk memajukan komplek kami dan menjalin silahturahmi untuk lebih erat lagi antara satu sama lain. Bukan menciptakan permusuhan, kerenggangan antar tetangga dll )

Malam itu kami juga memohon kepada ibu2 anggota untuk lebih peduli lagi jika ada sesuatu yang harus kita perhatikan untuk segera di informasikan kepada pengurus karna jika tidak ada kerjasama yang baik dari anggota maka kepengurusan dan organisasi mungkin tidak akan berjalan dengan baik...yang hanya mengadalkan pengurusnya saja. Karna pengurus juga manusia yang tidak pernah luput dari kesalahan dan memiliki kesibukan.

Setelah libur panjang Ibu Neneng akan pergi ke Papua karna dia mendapat panggilan Honor di Kantor Perhubungan. Yang sudah di rencanakan sejak awal...hanya saja kejadiannya pas tidak mengenankan bagi dia juga kami.

Bersyukur aku kepadaMu karna sudah memudahkan masalah ini sehingga terselesaikan dengan baik-baik, Alhamdullilah yang tak terhingga kepadaMu Ya Allah semua masalah terselesaikan dan tidak ada lagi selisih paham sesamanya.

**

Sebenarnya aku memiliki sifat susah tidur dan susah makan jika sedikit saja mendengar sesuatu yang tidak mengenakkan dengan apa yang sudah aku lakukan atau tanpa sengaja terucap dari mulutku. Jika ada hal-hal seperti ini maka aku ingin sekali benar2 selesai dengan secepatnya...meskipun berkata jujur terkadang menyakiti tetapi ini lebih baik dari pada menyimpan didalam hati sehingga suatu masalah tidak selesai tanpa sebagai tersalah mengetahui apa sebenarnya.

Ada bebrapa foto sebagai Documentasi Dasa Wisma...tapi untuk melengkapi postingan ini aku menghadirkan 2 foto sebagai pelengkap.

Ibu Eko ( Ketua ) dan Ibu Neneng


Selasa, 19 April 2011

Maafkan Kelalaian Kami

Kegiatan Minggu kedua

Hari ini anggota Dasa Wisma kami berkurang lagi satu yang tadinya 17 orang dan mulai besok tinggal 16 orang. Sedih juga....rata-rata mereka yang mengundurkan diri dengan alasan pulang kampung. Rencanamya nanti malam kami semua anggota mau mengunjunginya untuk memberikan kado kenang-kenangan dan ucapan terimakasih juga maaf yang tak terhingga. Karna selama bergabung dalam organisai banyak kesalahan yang ditimbulkan baik itu sengaja ataupun tidak diantara kami.

Namanya ibu Neneng, mau pulang kampung lantaran perusahaan tempat ia bekerja tutup...semua pekerja di beri pesangon dan uang terima kasih. Rencananya setelah anak-anak terima Raport dan libur panjang mereka akan pulang kekampung halaman untuk memulai suatu usaha yang sudah di rencanakan jauh2 hari sebelumnya.

Sedikit tentang Ibu Neneng..

Ibu Neneng ini pendiam, tidak banyak bicara selalu sedikit kata-kata yang keluar dari mulutnya bila ada pertemuan. Tidak pernah telat dalam membayar cicilan maupun Arisan. Tapi sering datang terlambat bila pertemuan. Anaknya dua semuanya cantik dan manis...meskipun aku tak begitu akrab dengannya lantaran rumah kami berjauhan dan jarang ketemu kecuali pertemuan atau goro tetapi aku yakin dia orangnya baik dan sabar.

Tapi ada yang mengganjal dihatiku....sehingga aku memikirkannya dan akhirnya diapun datang dalam mimpi tidur malamku. Dalam mimpiku itu rumahnya sudah kosong dan mereka sekeluarga sudah siap-siap hendak pulang kampung. Mimpi ini sebenarnya pertanda kalau ada masalah yang harus jelas, lurus dan terselesaikan diantara Ibu Neneng dan kami semua anggota terutama pengurus Dasa Wisma.

Pagi Minggu saat goro kami menerima curhatan , membuat kami semua kaget dan berfikir awalnya bermaksud mengatakannya namun tidak dibenarkan lantaran Ibu Neneng mau pergi jadi Saran dari Pokja Keagamaan sebaiknya tidak usah karna jika disampaikan akan melukai hatinya. Karna Ibu Neneng curhat sama Ibu Dewi yang diamanatkan untuk tidak mengatakannya kepada semua anggota. Tetapi Ibu Dewi mengatakannya sehingga kami semua jadi tau apa masalahnya.

Ceritanya begini :

Sudah kegiatan kami bila ada anggota ataupun jiran yang sakit minimal 2 minggu atau masuk rumah sakit kami anggota datang menjenguk. Kegiatan ini sudah disepakati dan sudah berjalan dengan baik dan tertib kurang lebih 3 th. Karna dengan cara begini bisa menjalin silaturahmi dan meringankan sedikit beban bagi yang terkena musibah.

Ternyata ada masalah yang timbul tanpa kami ketahui semua....curhat Ibu Neneng kepada Ibu Dewi saat anaknya sakit kami tidak datang menjenguk, saat suaminya sakit kami juga tidak datang menjenguk. Kabar ini sangat mengagetkan kami semua terutama para pengurus dan Pokja sosial . Terus terang kami semua tidak mengetahuinya sama sekali dan bukan kesengajakan kami untuk tidak menjengunya. Mungkin ada yang memaklumi...aku dan beberapa ibu lainnya juga punya kesibukan sehingga tidak mengetahui masalah ini....tapiiiiiii yang membuat aku heran dan tidak habis pikir sama sekali KENAPA tetangga sebelahnya pun tidak mengetahui hal ini padahal tetangga sebelah ibu Neneng itu anggota dasa wisma.

Begitu juga Ibu Dewi....kenapa dia tidak mengatakannya jika ibu neneng kena musibah justru dia hanya mendengarkan curhatan Ibu Neneng yang sudah terlanjur kesal dengan organisasi ini.

Pertanyaan saya apakah hubungan mereka tidak baik atau tidak pernah ngobrol atau tidak pernah komunikasi sesama tetangga.

Karna?? meskipun bukan anggota dasa wisma saja jika masih dalam satu lingkungan jika sakit berlarut dan terkena musibah kami pasti datang menjenguknya, apatah lagi anggota ..rasanya tidak mungkin kami cuek dan tidak perduli. Kecuali kami benar2 tidak mengetahuinya sama sekali....tapi paling tidak pasti mendengar anak si A sakit, atau anak si B kecelakaan...namanya juga tetangga Perumnas...seberapa sih jauh jarak antara rumah satu dengan satunya.

Kami sempat bertanya dan mikir2 kapan kejadian itu kamipun lupa...bukan pengurus saja yang tak tau, anggota yang rumahnya dekat sama Ibu neneng pun tidak tau. Tapiiiii Ibu Dewi selalu mengatakan pernah anaknya di rawat, pernah kok...( ini yang saya kesal sekali ) Ibu Dewi mengatakan pernah tapi dia tidak pernah mengatakan waktu kejadian itu dan dia juga tidak menjenguknya jangankan dirumah..kerumah sakit juga tidak. Duhh siapa yang salah ini.....pusing juga bila di pikirkan.

Harapanku semoga dengan kedatangan kami nanti malam tidak membuat Ibu Neneng kesal dan kesal terus terhadap kami, karna terus terang saya selaku Bendahara juga merasa tidak enak hati....dengan kejadian ini.

**

Minggu siangnya Ibu Neneng datang kerumah tapi dia tidak mengatakan apa-apa hanya menyampaikan kalau ia ingin mengundurkan diri dan mau pulang kampung. Dia juga meminta aku untuk menyelesaikan sisa hutangnya dengan uang koperasinya. Awalnya aku ingin mengatakan tapi takut ia tak enak hati....sehingga aku hanya mengatakan datanglah pertemuan nanti sore ucapkan kata2 perpisahan dan bersalam-salaman.

Hati Ibu Neneng yang terlanjur kesal hanya mengatakan aku sebenarnya malas ikut ini udah lama tapi hanya ngerame-ramein aja, tapi TENGOKLAH....( duhhh sedih sekali aku....bagaimana ini....apa yang harus aku lakukan ...aku tidak ingin ia salah paham meninggalkan komplek dan organisasi kami...aku ingin dia tenang seperti pertama kali gabung...aku ingin dia punya kesan baik dengan organisasi ini ).

Ya Allah maafkanlah atas kelalaian kami, sesungguhnya kami tidak mengetahuinya dan ini bukan kesengajaan kami Ya Allah.

Senin, 18 April 2011

Kabar Gembira dari Rahmawati

Saya dulu punya tetangga Rahmawati namanya....saya pikir dulu umurnya kurang lebih sama dengan aku ternyata dia lebih tua 6 tahun. Tetapi wajahnya tak terlihat ketika itu kalau ia lebih tua jadi aku selalu memanggil nama saja begitu supaya lebih akrab ) tapi bener lhoi kami menjadi akrab...
Sebagai tetangga baru tentunya aku ingin bersosialisai dengan tetangga lainnya juga, maklumlah aku bekerja....pagi berangkat dan pulang sore hari, jadi gak ada waktu untuk hari2 atau sesekali ngumpul sama ibu2 di depan rumah.

Sampai akhirnya aku ikut Organisasi Dasa Wisma, ikut Senam juga...dan dari sini membuat aku lebih akrab lagi dengan Rahmawati. Yang kebetulan di dalam Organisasi dia sebagai ketua Pendidikan Sosial dan aku sebagai anggotanya. Ditempat senam yang sama hingga kami sering bertemu.

Alhamdulliah Organisasi kami sudah berjalan hingga hari ini, tetapi tidak dengan pertemanan kami sebagai tetangga karna dia harus pindah rumah dikarenakan ibunya yang suka sakit2 yang kebetulan tinggalnya jauh. Tak ada lagi curhat darinya , tak ada lagi cerita darinya...waktu itu aku lumayan kehilangan karna menurut aku dia adalah sahabat, tetangga yang enak, cocok dan nyambung begitu juga sebaliknya. Meskipun berbeda umur tetapi seperti satu usia.

Yang membuat aku salut darinya adalah tak pernahnya ia mengeluh apalagi putus asa dengan apa yang ia inginkan yaitu seorang anak. Dia tak pernah lelah dan selalu ikhtiar...meskipun Tuhan belum mengijinkannya tetapi ia tetap berdoa, bersyukur dengan atas apa yang Tuhan berikan untuknya. Seluruh keluarga dan sahabat yang mendukungnya itulah penyemangat ia untuk tetap menerima meskipun ia belum juga diberi seorang anak.

Akhirnya kesabaran selama 11 tahun yang ia tunggu-tunggu terbayarkan , dan kabar baikpun datang ketelinga kami semua minggu tanggal 17 sore dimana waktu itu kami para ibu2 sedang menjalankan aktifitas Dasa Wisma , kalau Rahmawati sekarang sedang hamil dan usia kehamilannya genap memasuki bulan ke 5.
Rasa gembira bukan hanya pada dirinya kami semua 16 orang para ibu turut bahagia dan bersyukur sekali dengan kabar tersebut. Pada usia perkawinannya yang ke 11 tahun , bertepatan dengan tanggal lahirnya Rahmawati dan pada hari itu di nyatakan kalau dia sedang hamil. Waktu itu ia sengaja tidak memberitahukannya kepada kami tadinya ia ingin bikin kejutan sampai melahirkan tetapi atas perhatian kami ternyata kami jauh lebih ingin tahu. Sampai akhirnya genap usia 5 bulan kami sudah mengetahuinya......

Semoga saja temanku, sahabatku juga tetanggaku ketika dulu selalu diberi kesehatan, keselamatan, kehamilan yang baik2 saja dan dilancarkan sampai hari persalinan. Saat ini ia benar2 tidak boleh melakukan aktifitas apapun oleh suaminya...lantaran suaminya tak ingin terjadi sesuatu yang tidak di inginkan karna penantiannya yang cukup lama.

Mohon doanya dari sahabar semua agar Rahmawati temanku ini sehat selalu , dimudahkan dalam kehamilan, di lancarkan sampai melahirkan bayi , mendapat bayi yang sehat tidak kurang satu apapun....Amin...Amin...
karna terus terang aku sangat gembira sekali mendengar kabar ini bagaimana ia yang mengalaminya....tentu bahagia sekali.

Kamis, 17 Februari 2011

Milad Dasa Wisma ke3

Tepatnya minggu lalu tanggal 10 Februari 2010 adalah hari ulang tahun Dasa Wisma “ Anggrek “, satu organisai yang aku ikuti memasuki tahun ke3.. Kegiatan ini biasa kami lakukan pada Minggu kedua setiap bulan. Selain berkumpul yang kata orang hanya ngerumpi tetapi bagi aku dan anggota kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat...karna selain kami berkumpul untuk saling bersilahturahmi kami juga melakukan beberapa kegiatan seperti koperasi simpan pinjam , berkebun, jalan pagi dan menjenguk orang sakit.

Aku dan seluruh anggota hanya berharap semoga saja dengan bertambahnya usia kegiatan kami ini semua kedepannya berjalan dengan lancar, tanpa hambatan, sakit hati dan fitnah...Hari itu kami melakukan doa bersama, dan memesan satu kue blacfores untuk perayaan tersebut kami juga mengadakan tukar-tukar kado.


Kado tersebut masing-masing anggota membawanya dengan harga yang sudah ditetapkan yaitu Rp.10.000 tidak boleh kurang melainkan lebih boleh dan dibungkus dengan koran. Kado yang berupa barang bisa sebagai kenang-kenangan kemudian kado tersebut diberi nomor dan masing-masing anggota mengambil no yang sudah di acak dan ditukarkan dengan kado yang sudah di beri no tersebut....seru, lucu, senang seperti kembali pada masa remaja dulu.....Jadi kado yang didapat tidak tau siapa yang punya karna tidak dicantumkan nama......
Kegiatan berjalan dengan lancar, hari itu juga pergantian ketua lama dengan ketua baru...yang akan menjabat selama 3 tahun kedepan. Tapi untuk pengurus lainnya seperti bendahara dan sekteraris tidak diganti....curaaaaaaaang..padahal aku sudah mengajukan untuk tidak lagi menjadi bendahara...tetapi para ibu-ibu menolaknya dengan sadis..Tidak boleh nanti ribet jadinya..hmmm?. Semoga saja kepercayaanku sampai saat ini dari ibu-ibu anggota ...menjadikan aku penyemangat untuk tetap menjadikan koperasi kami lebih maju dan maju.

Kami jadi tau keuntungan dari koperasi tersebut.......mungkin sedikit sekali bila setiap bulan hanya diwajibkan untuk menyimpan hanya 10 rb tetapi lama kelaman menjadi banyak dan bisa membantu kami bagi yang benar2 memerlukannya.....dengan meminjamkan uang dengan ciciclan 6 bulan atau 8 bulan. Dengan bunga yang tidak besar sangat meringankan bagi peminjam dan setiap tahunnya kami dapat menerima hasilnya dengan menjadikan SHU sebagai THR setiap lebaran ....sangat menyenagkan meskipun agak repot sedikit.


Beberapa Foto untuk dokumentasi.....

Milad Dasa Wisma " Anggrek " yang ke1 ( Pantai Sakera )

Milad Dasa Wisma " Anggrek " yang ke2

Milad Dasa Wisma " Anggrek " yang ke 3

Pengurus Dasa Wisma " Anggrek " RT001 ( new )

Foto bereng dengan kado2 lucu...( 2 anggota tdk hadir melahirkan )

Ini kado yang aku dapat....

Kamis, 30 September 2010

Kita Pasti Kembali

Kita hidup hanyalah sementara....mau tidak mau jika ajal menjemput kita tidak dapat menolaknya..semua hanyalah titipan, semuanya hanyalah amanat yang harus kita jaga dan laksanakan dengan sebaik-baiknya. Meskipun aku bukanlah orang yang taat dalam menjalankan perintahnya serta meninggalkan larangannya tapi aku tidak pernah henti menasehati dan mengingatkan pada sahabat, adik juga saudara-saudaraku ..untuk apa kita hidup didunia, untuk apa kita beribadah, untuk apa kita berbuat baik , untuk apa kita berbuat jahat..semua akan terjawab jika kita sudah dialam Ilahi....

Perasaan sedih dan kehilangan dapat aku rasakan pada keluarga sahabatku Hastuti, karna aku pernah merasakan begitu kehilangannya ketika Ibu dan Bapak dijemput oleh yang Maha Kuasa...rasa kehilangan yang begitu mendalam....sedih.., wajah itulah yang aku lihat tadi malam pada Naina, anak yang masih berumur 6 tahun harus rela melepas ibunya yang meninggal Kamis lalu...

Tepatnya tadi malam habis magrib aku bersama para ibu-ibu dasa wisma mengunjugi kembali kediaman alm untuk melakukan takziah...kami membacakan Surat Yasin dan Tahlil kepada alm Hastuti...alm adalah salah satu anggota Dasa Wisma kami yang meninggal karna sakit pada hari Kamis tgl 23-09-2010....alm sempat dirawat namun dikarenakan libur hari raya maka sedikit kurangynya perawatan dari dokter..., entah kondisi yang emang sudah melemah, atau obat yang digunakan terlalu keras sehingga tidak bisa menahan. Sebelumnya kami sempat menjeguknya dirumah sakit dengan kondisi yang alhamdullilah membaik...tapi tuhan berkehendak lain , trasfusi darah ( B+ ) yang sulit di dapat serta persediaan rumah sakit yang kosong, begitu juga dengan PMI...

Selesai membaca tahlil kami mendengarkan sang Ibu bercerita :

Seharusnya penambahan darah dilakukan pada pukul 9 pagi sebanyak 1000cc , namun hanya dapat diberikan sebanyak 300cc karna keterbatasan darah dan sulitnya mencari darah untuk B+...dapat lagi 700cc dari anggota keluarga juga teman-temannya yang rela mendonorkan darah....setelah habis 1000cc ternyata masih kurang.. Dokter menfonis alm terkena Paru-paru...operasi ringan sudah dilakukan 2 kali untuk menyedot lendir yang menggagu pernafasan pasien...sedikit berkurang rasa sakit dan bernafas..namun ......

Kondisi yang begitu melemah pasien harus menkonsumsi ikan gabus 1 kilo dan 6 butir telur ayam kampung dalam sehari...karna sulitnya pencernaan maka dokter menyarankan untuk membeli infus namanya Albumin dengan harga 1.600 rb.......harus secepatnya di dapat dan diberikan pada pasien....persediaan rumah sakit tidak ada dan Obat dapat dibeli dan dibawa dari Batam pukul 9 pagi sampai rumah sakit..ternyata dokter hadir dan bisa melakukannya pada pukul 15.00 sore hari...Innalilahi wainailahiro'jiun..1/4 infus baru digunakan pasien sudah meninggal dunia.

Inilah hidup, karna suatu hari Kita Pasti Kembali kepadaNya...kita manusia hanya bisa beriktiar dan berusaha untuk melakukan yang terbaik. Meskipun aku sangat menyayangkan Rumah sakit yang begitu besar dan megah untuk persediaan darah dan obat-obatan tidak ada. Aku juga tidak menyalahkan dokter yang telat memeriksa tapi aku masih ingat waktu Alm Bapak masuk rumah sakit..pada hari libur baik itu dokter umum atau dokter specialis pun juga libur, sementara Pasien yang seharusnya mendapatkan perawatan dokter ini hanya numpang tidur dirumah sakit ( tanda kutip cas kamar satu atau 2 malam ), Padahal kita orang awam yang merujuk untuk dirawat agar kita mendapatkan lebih perawatan dari dokter.....hal inilah yang sangat aku sayangkan.

Semoga saja pelayanan rumah sakit di kotaku tidak sama dengan pelayanan rumah sakit sahabat semua.....dan kita juga tidak boleh menyalahkan siapapun dalam hal ini karna semua sudah atas kehendak Tuhan...Dia yang menciptakan dan kepada Dia juga kita kembali...tidak ada yang bisa mencegahnya....Do'a Untumu sahabatku dari kami semua yang menyayangimu....Semoga dialam sana Alm dilapangkan kuburnya, diberikan tempat yang nyaman dariNya. Amin...


Jumat, 24 September 2010

Halal Bihalal Tahun ke3

Kesibukan minggu lalu dapat berjalan dengan lancar, alhamdullilah aku masih bisa bertemu dan membuat satu postingan lagi dalan kegiatanku di Dasa Wisma yaitu Halal Bihalal...
Tepatnya Minggu kemarin tanggal 19 September aku dan para ibu-ibu tetanggaku kami membuat suatu acara Halal Bihalal....

Sudah 3 tahun ini kami melakukannya, maklumlah bila hari lebaran pasti setiap warga ada yang melakukan mudik yaitu pulang kampung, maka tidak ada kesempatan untuk saling berjabat tangan dan memaafkan bila pas lebaran...

Dengan acara inilah kami bisa berkumpul kembali saling memaafkan dan saling berbagi serta merasa kue-mueh oleh-oleh yang dibawa dari kampung halaman.
Menu utama sengaja aku mengusulkan Bakso Daging...untuk tidak menyulitkan bagi yg masak aku sengaja memesan daging yang sudah di giling, jadi kami hanya membulatkannya saja..
gak perlu waktu lama bakso siap dibulatkan,..siapkan kuahnya dengan bumbu bawang merah, bawang putih, kemiri dan lada..jangan lupa irisan daun bawang dan daun sop ya....hmm pasti harum dan enak....
sebagai pelengkap tambahkan mie, sawi hijau dan taburan bawang goreng....sebagai menu tambahan dan pencuci mulut ada bakwan, agar-agar dan minuman jeruk...yammi....

Halal Bihalal bisa dikatakan saling maaf memaafkan ...yang sudah sejak lama sering dilakukan oleh kita masyarakat indonesia. Jadi sudah bisa di bilang suatu tradisi yang baik dan mulia untuk dilakukan setelah melewati lebaran dan bersilahturahmi antar sesama. Sekarang sudah sering kita dapatkan dimana-mana bila libur panjang setelah lebaran pasti akan di lakukannya halalbihalal baik itu di sekolah, kantor atau tempat lainnya. Apakah tempat sahabat juga melakukannya?...
Agar-agar santan, Bakso dan Bakwan sayur
Bakso Daging ala DasaWisma

Rabu, 01 September 2010

SHU Tahun keTiga


Dalam Organisasi Dasa Wisma yang aku ikuti...Alhamdlullilah aku panjatkan, karna tanpa di rasa kami sudah memasuki tahun ke3 dalam pembagian SHU. Pada tahun pertama kami pengurus hanya bisa membagikan 2 kilo gula putih, dan ditahun ke2 sedikit peningkatan yaitu memberikan THR berupa uang yang masing2 mendapatkan 50 rb...kini di tahun ke tiga kami pengurus bisa membagikan berupa Gelas cangkir 1 set, gula putih 1 kilo dan Minuman segar Mountea 1 kotak...jatah yang di berikan pada masing anggota 80 rb....syukur aku panjatkan padaMu karna setiap tahunnya jumlah SHU yang di dapatkan makin bertambah....

Harapaku semoga saja organisai Dasa Wisma ini dapat berjalan terus tanpa halangan...begitu juga dengan Koperasi simpan pinjam yang kami jalani selama 3 tahun ini...

Meskipun setiap tahun anggota berkurang...dari berjumlah 20 orang kini menjadi 18 orang, karna yang 2 orang tersebut mengudunrkan diri dari organisasi untuk pulang kampung...masih dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan halangan.

Usaha mondar mandir untuk mencari sembako alhamdullilah lancar...meskipun badan terasa capek, kue lebaran juga belum terbuat tapi ada rasa kenikmatan tersendiri bila tanggung jawab yang diberikan olehku selaku bendahara dapat berjalan dengan lancar....semoga aku bisa memegang amanah ini dengan baik...

Hanya kepadaMu aku memohon dan meminta kemudahan....dan hanya padaMu aku tak henti-henti untuk mengucapkan syukur Alhamdullilah...

Untuk kali ini aku tidak akan melewatkannya ...2 kali jepretan aku abadikan sebagai dokumentasi Dasa Wisma..Pembagian THR tahun 2010 untuk Dasa Wisma “ Anggrek “
Gula, Gelas Cangkir & Mountea

THR Dasa Wisma Tahun ke3

Jumat, 27 Agustus 2010

Kegiatan Minggu kedua


Masih sama dengan postingan sebelumnya, kegiatan minggu ke2 selalu diisi dengan berkebun pada pagi hari dan sore hari kami melakukan kegiatan rutin yaitu koperasi, arisan dan kegiatan lainnya....kepuasan tersendiri bagi aku pribadi, karna bisa berkumpul akrab dengan para ibu2 tetangga juga mengisi liburan kerja pada setiap bulannya. Kelelahan bekerja, terkadang timbul kebosanan tapi setelah melakukan kegiatan ini rasa nya lebih menyenangkan......

Bagaimana tidak, setelah beberapa bulan menunggu dan hanya membersihkan kebun bulan lalu kami bisa memetik hasil..meskipun tidak banyak hasilnya dan tidak banyak juga yang hidup tapi sudah kepuasan tersendiri...kalau Terong Ungu , Pare yang kami tanam sudah bisa berbuah dan bisa dinikmati..dan sebentar lagi kami akan memanen Pisang..........wahhh pisang ini bisa untuk halalbihalal bulan depan nich sepertinya...

Ternyata berkebun itu tidaklah gampang seperti kita menanam bunga....untuk mendapatkan hasil buah yang mantap butuh perhatian dan extra dalam pemeliharaan tanaman...

agar tanaman tumbuh subur dan bisa berbuah :

sepertinya kita musti rajin membersihkan rumputnya, memberi pupuknya, menyiramnya, pemeliharaan daunnya agar tidak terkena hama....yang paling penting rajin di lihat , agar sang tanaman tau kalau tuannya sangat memperhatikan tanaman..sehingga dia tidak segan untuk memberikan kita hasil buah.
Bebebrapa hasil foto yang di ambil oleh ku pada saat aku mengunjuginya di sore hari......
Pare

Pisang Manis seperti yang Foto
Terong Ungu



Selasa, 11 Mei 2010

Lomba Nasi Goreng



Alhamdullilah minggu lalu kegiatan semua berjalan dengan lancar, dan hasilnya sudah di dapatkan.

Karena waktu yang tidak memungkinkan dan sibuk yang tidak menentu jadi baru hari ini bisa posting Lomba Nasi Goreng yang di adakan bulan lalu. Alhamdullilah dapat juara 3, Semoga aja dengan mendapatkan juara 3 ini bisa lebih bersemangat lagi untuk mengikuti lomba berikutnya.

Mie Gorengnya juga enak, cuma agak keasinan bu..Lontongnya lembut bu Neneng..
Wah..kalau bicara makanan bisa-bisa panjang nich ceritanya.

Meskipun bukan aku pesertanya.

Terimakasih Pokja 3 yang sudah berusaha dengan baik, Sehingga nama Dasa Wisma " Anggrek " kita Naik 2 tingkat lagi.

Note :

Antara Cinta dan Makanan

Sebenarnya dua hal yang berbeda, tapi bisa menjadi satu kesatuan yang sama. Dengan cara " membumbui rasa masakan dengan pas sehingga rasa makanan bisa menjadi lezat dan nikmat, meskipun tampilannya sederhana ".
Begitu juga dengan Cinta.

Terimakasih karna sudah menghadirkan Cinta dengan menyiapkan makanan buat Suami, Anak, Sahabat, dan semua.

Senin, 10 Mei 2010

Kegiatan Minggu kedua

Kegiatan Minggu kedua

Seperti biasa kegiatan minggu kedua setiap bulan adalah pertemuan Dasa Wisma bersama ibu-ibu Perumnas Tanjung Permai.
Aku masih ingat pertama kali tinggal di perumahan ini, tidak punya kenalan, teman akrab apalagi kenal sama tetangga. Maklum pagi sudah berangkat dan sore atau malam baru pulang kerja, jadi gak ada kesempatan yang namanya ngumpul-ngumpul sama ibu-ibu kalau sore hari. Bisa di bilang di rumah ku itu aku cuma numpang tidur aja...

Tanpa terasa satu setengah tahun juga, sampai akhirnya aku diundang oleh Ibu RT untuk masalah pembentukan organisai baru. Kebetulan waktu itu pas tetangga depan rumahku terpilih sebagai RT jadi Ibu RT baru ingin membentuk suatu organisasi Wirid, PKK , Dasa Wisma atau organisai lainnya.
Tujuannya supaya lebih akrab, harmonis, masyarakat yang perduli, dan kegiatan positif bagi ibu-ibu rumah tangga tentunya.

Ku pikir kenapa gak! dan juga kesempatan aku buat bermasyarakat mengenal satu sama lainnya.
Sampai akhir pertemuan berikutnya di putuskan , tepatnya tanggal 11 Februari 2008 Dasa Wisma “ Anggrek “. terbentuk. Foto pertemuan sekaligus syukuran Dasa Wisma yang ke 2 tahun.

Syukuralhamdullilah ku panjatkan kepadaNya, sampai sekarang aku masih di percaya oleh kelompok Dasa Wisma “ Anggrek “ untuk memegang jabatan sebagai bendahara. Padahal tahun ini seharusnya pergantian pengurus tapi maklum ibu-ibu banyak aja alasannya, yang takutlah, susah buat laporannyalah, pusing lah dan sebagainya. Jadi mau gak mau aku harus melajutkan perjaungan ini.

Akhirnya aku mengenal siapa-siapa saja yang tinggal di daerahku tepatnya di Prum Tanjung Permai Blok B. Sesuai dengan namanya sangat Permai dengan hal kemasyarakatan warga. Dan akhirnya aku lebih di kenal di tempatku.
Kami membentuk Koperasi simpan pinjam ternyata sangat membantu sekali, pengumpulan dana suka rela setiap pertemua jadi bisa di gunakan sewaktu-waktu untuk yg terkena musibah, berkebun, jalan pagi, senam pagi ( mmm yang satu ini jarang di lakukan ) padahal enak senam.

Meskipun anggotanya tidak lebih dari 20 orang, tapi kegiatan ini sudah membuatku tidak pusing untuk mengisi hari libur musti kemana. Dari 20 di bagi menjadi 4 kelompok , kesehatan, keterampilan, pendidikan , keagamaan..masing2 sudah ada ketua dan anggota jadi siap tampil kapan saja. Aku sangat bangga dengan para ibu-ibu ditempatku. Dan aku sangat beruntung bisa menjadi bagian dari mereka.

Ini dia kegiatan rutin minggu kedua jam 6 pagi itu gotong royong kebun, membersihkan rumput, menanam apa yg perlu. Sayang foto terbaru belum sempat di ambil.

Foto ini diambil pertama kali punya lahan, jadi belum ada tanamannnya.



Kegiatan sore harinya kami isi dengan arisan, koperasi simpan pinjam dan pokja yang bertugas.

Pokja 1 bertugas : Diisi dengan keagamaan




Tidak terasa sudah 2 tahun 3 bulan kegiatan ini aku ikuti, semoga aja hari-hari ini tidak sampai di sini saja dan akan terus berlangsung dan maju, maju, maju lagi.
Acara Syukuran Ulang Tahun Dasa Wisma yang ke 2 th.