Tampilkan postingan dengan label Tupperwire. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tupperwire. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juni 2011

Lakukan Sesuatu

Tanggal 5 Juni telah disepakai sebagai Hari Lingkungan Hidup yang dirayakan secara internasional sebagai moment untuk mengingat semua orang akan pentingnya bagi kehidupan semua makhluk hidup.
Meskipun sudah lewat beberapa hari gak ada salahnya bila saya mengulang kembali tentang hal ini..., untuk itu Tupperware Green Living mengajak seluruh anggota keluarga untuk melakukan hal-hal sederhana yang dimulai dari rumah kita :

Ruang Tamu
Untuk mengurangi banyaknya kemasan sampah, hindari menyajikan tamu minuman atau makanan kemasan siap saji.

Ruang Keluarga
Biasakan mematikan TV bila tidak ada yang menontonnya.

Dapur
Perbaiki segera bila ada keran yang bocor atau terus menetes....( meskipun hanya sedikit ).

Ruang Makan
Batasi penggunaan tissue, sebaiknya tissue di ganti dengan kain lap.

Kamar Tidur
Dinginkan ruangan beberapa saat sebelum berangkat tidur dan matikan saat menjelang tidur ( apabila sahabat menggunakan AC ).

Ruang Kerja
Gunakan kertas dikedua sisi

Kamar Mandi
Matikan keran saat bersabun, keramas atau menyikat gigi.

Kebun
Siramlah tanaman sahabat pada saat sore hari...atau sahabat juga bisa menggunakan bekas air cucian beras, cucian sayur, ikan pada saat memasak.

Teras Belakang
Gunakan mesin cuci sesuai kapasitas maksimal.

Garasi
Bepergian bersamaan gunakanlah satu kendaraan ( bila itu mencukupi ).

Selamat melakukannya....



Sumber : Buku Tupperware

Senin, 07 Maret 2011

Menyimpan Bahan Makanan

Menyimpan bahan makanan di lemari es memang menjadi solusi yang tepat agar bahan makan lebih awet aroma, rasa dan kesegarannya. Apalagi di saat Anda tidak memiliki banyak waktu untuk setiap hari berbelanja bahan makanan. Tetapi jika cara penyimpanannya tidak tepat akan memunculkan masalah baru yang berakhir pada bahan makanan rusak atau sudah lewat masa kadaluarsa. Jika hal ini sering terjadi bayangkan berapa rupiah yang sudah terbuang percuma setiap harinya. Belum lagi resiko kesehatan keluarga terganggu akibat mengkonsumsi bahan makanan yang kurang segar, baik karena tidak mengkonsumsi dulu bahan makanan yang lebih dulu disimpan (tidak mengikuti system FIFO= first in first out) atau tidak segar karena bahan makanan sudah rusak.

Berdasarkan hasil penelitian dari IPB tahun 2007, diketahui bahwa dibandingkan dengan kantong plastik HDPE, ternyata produk-produk Tupperware seperti Stak n Stor, Medium Handy Bowl, Freezer Mate, dan lain-lain tidak hanya cukup efektif dalam menekan pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menurunkan kualitas pada bahan makanan yang disimpannya, tetapi juga sebagai wadah penyimpanan yang juga menunjang efektifitas penataan bahan makanan di lemari es.

Sebelum menggunakan Tupperware

  • Berbagai jenis makanan dan bahan pangan bercampur aduk.
  • Sayur dan buah bertumpuk hingga mudah membusuk.
  • Bau tak sedap akibat bercampurnya aroma dari bahan pangan yang kemasannya terbuka.
  • Beban berlebih pada pintu kulkas.
  • Ceceran bahan pangan membuat kulkas tidak higienis.
Sesudah menggunakan Tupperware
  • Tersusun rapi, sehingga sirkulasi udara lebih merata dan penggunaan energi lebih efisien.
  • Wadah bertutup ketat hingga aroma makanan tidak bercampur.
  • Bahan makanan lebih segar dan sehat tahan lama.
  • Bersih karena tidak ada yang tumpah/tercecer.
  • Mudah dicari dan ditandai waktu pemakaiannya.
  • Penyimpanan disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Higienis karena bahan makanan mentah tidak akan mencemari bahan makanan yang lain.

Sumber : Buku Tupperware
Kulkas dan Gaya hidup sehat

Untuk mengingat kembali saya pernah ngeposin postingannya disini

Senin, 04 Oktober 2010

Tips Bagi Ibu Pekerja

Biasanya aku selalu kerepotan bila menghandle pekerjaan rumah di pagi hari, dari membersikan rumah, membuat sarapan, pakaian Dini, bekal Dini dan lainnya.
Maklum aku adalah ibu sekaligus pekerja, dikarenakan tidak ada pembantu jadi semua kerjaan rumah aku yang kerjakan.

Lima hari bekerja Senin ~ Jum'at, jatahnya Dini di asuh oleh Omanya, namun begitu aku selalu menyiapkan makanan untuk Dini makan siang. Begitu juga dengan pakaian...setiap pagi aku selalu membawa pakaian bersih dan sore hari aku bawa pulang pakaian kotor..

Kasihan juga bila Omanya yang harus mengurus semua...karna itu Oma dini hanya cukup menjaga dan memperhatikan saja...
Awalnya aku begitu kerepotan dan selalu saja kesiangan..sampai akhirnya aku sedikit menemukan cara termudah untuk menyiapkan sarapan dan makanan.

Sabtu ~ minggu adalah hari liburku, hari itu adalah hari kesempatanku untuk membuat stok makanan berupa sayur, lauk dan bumbu yang sudah aku cuci bersih tentunya dan simpan dikulkas...begitu juga dengan makanan apa yang akan dibawa dini kesekolah...

Sedikit cara yang membuat aku menjadi ringan :
1. Aku harus belanja berupa ikan, ayam, sotong, udang, ati ayam atau lain-lain bila perlu untuk stock selama 1 atau 2 minggu. Untuk sayuran biasanya stock 1 minggu.

2. Sebelum semua bahan disimpan sebaiknya dicuci bersih terlebih dahulu...dan untuk ikan, ayam agar mudah sebaiknya dibumbui terlebih dahulu..

3. Bila semua sudah bersih , baru bisa disimpan didalam kulkas...jadi kapan saja kita butuhkan semua sudah tersedia tanpa harus belanja setiap hari...

4. Untuk bumbu....biasanya aku sediakan bawang merah dan bawang putih stock 1 minggu yang sudah dikupas kulitnya dan cuci bersih tentunya.

5. Bumbu halus biasanya aku selalu menyiapkan bawang merah, bawang putih, cabe merah dan sedikit cabe kering yang sudah aku haluskan dan aku tumis untuk disimpan didalam kulkas..jadi bila dadakan ingin membuat nasi goreng, atau sambal goreng aku bisa langsung memakainya tanpa harus mengulek atau blender bumbu pagi-pagi.

Dengan cara ini alhamdullilah aku tidak begitu kerepotan lagi bila harus memasak di pagi hari...sebelum kekantor...dan persediaan yang dibuat dalam satu wadah sebaiknya jangan terlalu banyak dan berlebihan cukup untuk dimakan 1 anggota keluarga.

Seperti ayam 6 potong, ikan 4 ekor...udang 4 ons dan menu lainya...begitu juga dgn sayur...1 wadah untuk 1 jenis sayuran...seperti sawi hijau, bunga kol, kangkung mungkin, sayur bayam juga..dan sayur lainnya..dgn wadah yang berbeda tentunya.

Ini adalah sedikit tips bagi ibu pekerja atau wanita karir yang semua dilakukan sendiri....Dan...bila sahabat ingin sehat, tahan lama dalam penyimpanan makanan sebaiknya gunakanlah Product-product yang terbuat dari Tupperware, Karna product Tupperware disamping cantik-cantik dan unik Tupperware juga sangat baik dan sehat untuk seluruh anggota keluarga kita.


Cara baik menyimpan Sayuran di dalam kulkas
Cara baik menyimpan Daging di dalam kulkas

Selamat mencoba

Cara Membuat Kaldu

Padatnya aktifitas membuat para ibu harus pandai-pandai dalam mengatur waktu untuk keluarga tercinta. Seperti menyiapkan menu sehat dan bergizi yang simple cara olahannya merupakan bentuk perhatian bagi keluarga tercinta.
Untuk memastikan seluruh menu memenuhi gizi dan nutrisi bagi keluarga, sebaiknya sediakan selalu bahan-bahan makanan yang berkaulitas. Untuk lebih praktis, sediakan selalu kaldu sebagai penambah gizi berbagai menu keluarga.
Bagi ibu yang bekerja, akan lebih praktis menyimpan kaldu dalam kondisi beku, sehingga bisa digunakan setiap saat bila diperlukan.

Cara membuat Kaldu Daging
1 liter air
250 gr daging sapi
1/4 sdt merica bulat, tumbuk kasar
5 bh bawang merah bulat, kupas

Cara membuat :
1. Daging sampi sedkit lemak, tetapi banyak urat.
2. Didihkan air, masukkan daging, merica dan bawang merah.
3. Rebus dengan api kecil
4. Setelah kaldu menyusut hingga separuhnya, saring, dinginkan dan bekukan.

Cara membuat Kaldu Ayam
1 ltr air
450 gr ayam kampung yang tua
1/2 sdt merica bulat, memarkan
1/2 bh bawang bombai, belah menjadi 4
1/2 sdt garam

Cara membuat :
1. Potong ayam menjadi 2
2. Cincang-cincang seluruh anggota badan ayam tanpa terputus
3. Tuang air, beri bawang bombai, merica , garam, rebus dengan api kecil
4. Setelah kaldu tinggal separuhnya , saring, dinginkan dan bekukan.

Note :
- Saat membuat kaldu, tambahkan sayuran seperti wortel, daun seledri atau daun bawang agar aroma haru dan rasa lebih lezat.
- Gunakan tulang atau daging dengan sedikit lemak supaya kaldu lebih gurih.
- Buang kelebihan lemak dan kotoran di permukaan agar kaldu menjadi jernih, kemudian saring.
- Masak kaldu dengan api kecil, biarkan hingga pekat dan saring daging keluar.

Untuk lebih sehat dan terjamin , gunakanlah product-product dari Tupperware karna disamping cantik-cantik dan unik ..Tupperware sangat baik untuk kesehatan keluarga kita.

Sumber : Buku Tupperware

Rabu, 23 Juni 2010

Kesehatan itu Penting


Letih , lemah dan lesu inilah yang aku rasakan saat ini..pandangan mataku yang sepertinya tidak bersahabat, kondiri badannku yang tidak memungkinkan aku untuk banyak melakukan pekerjaan rumah. Aku hanya menikmati rasa lemahku di tempat tidur..sesekali anakku datang menggaguku. Namun begitu aku tidak melewatkan untuk membuat satu postingan pada hari ini.

Setelah sakit datang , baru aku merasakan betapa pentingnya kesehatan. Meskipun kita tidak tau kapan kita akan sakit. Apalagi sekarang dengan cuaca yang tidak menentu, hujan, panas, dan banjir yang terjadi kapan saja tanpa kita tau. Nah di situlah para penyakit akan datang Flu, deman, batuk dan lain-lainnya.

Ada beberapa Tips untuk menjaga kesehatan tubuh, yuk kita lakukan sama-sama :

1. Pilih Makanan
Kurangi makanan yang mengandung minyak dan mengandung pengawet. Hasil karya sendiri selih sehat dari pada sering beli makanan di luar. Kurangi juga minum2-an dingin biar kamu ga flu dan batuk.

2. Belajar Rapi
Jangan suka nge’gantungin baju2 terlalu banyak dikamar atau di kamar mandi, karena itu akan menjadi markas besar-nya para pasukan penghisap darah maksud-nya ( nyamuk ).
3. Rajin ..??
Coba liat bak di kamar mandi , udah dibersihin belum ? Kita musti rajin nge’bersihin bak mandi, karna disitu juga sebagian dari Mabes-nya nyamuk.

4. Hemat
Kalo dirumah menggunakan AC, coba kamu kurangi penggunaan-nya, karna kalo penggunaan AC yang berlebihan konon kata-nya bisa mengurangi sistem kekebalan tubuh kamu, jadi pas kulit kamu kena matahari jadi ga biasa n’ rada sensi gitu. sekaligus bisa mengurangi Global Warming dan yang pasti Lebih HEMAT LISTRIK..!!

5. Waspada ..!!
Jikalau ada teman yang terserang flu dan batuk, usahakan jauh2 dari dia, dan bila ternyata terjadi kontak fisik, “di sebelah-nya waktu bersin, salaman, pelukan atau ciuman.” (wuaduuhh ..)Jangan kayak aku..kawan seruagan terkena Flu..di kira kuat ternyata KO karna firusnya lebih kuat.

6. Sedia Payung SebeLum Hujan
Karna lagi musim hujan, biasakan “sedia payung sebelum hujan” atau bawa jaket, mantel, jas hujan, dan jangan berpikiran “ah.. nanti kalo bawa ga ujan lagi” tapi demi meng’antisisapi dan menjaga kesehatan jangan pernah kompromi dan anggep enteng.

7. Sering Berjemur
Konon kata-nya lagi, ternyata sinar matahari tuh baik buat tubuh kita, tapi matahari pagi sekitar jam 06.00-10.00, kalo siang bolong kamu berjemur mah dijamin gosong, tau sendiri kalo siang panas-nya ampun2-an. Jadi jangan biasakan bangun setelah matahari udah di atas kepala ya..

8. Vitamin
Kalo bisa di usahakan minum Suplemen atau Vitamin kesehatan, baik juga buat menambah daya tahan tubuh kita, tapi jangan kebanyakan dan jangan terlalu sering, karna suplemen atau vitamin biasa-nya punya efek samping dan menimbulkan ketergantungan, karna sesuatu yang berlebihan pasti kurang baik.

9. Pola Hidup Sehat
Kamu musti punya pola hidup yang teratur, mulai dari kamu bangun tidur biasakan mandi dan gosok gigi, merapihkan tempat tidur , (sambil nyanyi lebih bagus, jangan kayak Dini sambil nangis ) untuk makan juga musti tepat waktu, jangan suka nunda2 makan, dan jangan suka begadang, ni pesen buat para suami-suami di rumah yang lagi suka nonton Piala Dunia ( termasuk suamiku itu ).

Walaupun sehat, sakit dan mati udah ada yang ngatur, tapi alagkah baiknya kita mencegah lebih baik dari pada tidak mencegah dan mengobati

Senin, 07 Juni 2010

Hemat Solusi Berbelanja

Serunya mencoba resep baru bersama teman-teman atau sendiri..
Ingin mencoba resep baru bersama teman-teman atau ingin melakukannya sendiri, tentu menyenagkan bukan. Namun pastikan agar processnya berjalan praktis dan hasilnya tak mengecewakan di mulai dari process belanja. Buat perencanaan yang rapi sehingga tak ada bahan makanan yang lupa di beli atau rusak karena salah penanganannya saat di beli.

* Buatlah list belanja, bahan-bahan apa saja yang diperlukan yang tercantum dalam resep.

* Kelompokkan dan urutkan kebutuhan yang akan di beli, misalnya makanan segar, makanan kering, dan seterusnya untuk menhemat waktu dan tenaga ketika berbelanja.

* Belanja bahan makanan dengan urutan berikut : bahan makanan kering/kaleng, bahan makanan segar non beku seperti sayur, buah dan telur, baru makanan segar yang mudah rusak seperti daging sapi, unggas, ikan/sea food dan es krim.

* Baca lebel pada makanan kalengan atau botolan secara seksama untuk kandungan gizi, tanggal kadarluasa dan cara pemakaiannya.

*Untuk mendapat bahan pangan berkualitas, jangan ragu untuk bertanya kepada penjualnya mengenai cara memilihnya...


sumber : Buku Tupperware
' Kulkas dan gaya hidup sehat
.

Selasa, 01 Juni 2010

Sejarah Tupperware



Mengapa Tupperware ?

1. Tupperware adalah wadah makanan/minuman yang aman, bersih dan terbaik yang ada di pasaran.

2. Terbuat dari bahan plastik terbaik karena material yang digunakan dalam memproduksi Tupperware telah memenuhi standard FDA (Food and Drug Administration), USA-EFSA (European Food Safety Authority), Eropa-JFSC (Japan Food Safety Commision)-JHOSPA (Japan Hygienic Olefin and Styrene Plastics Association), sehingga bukan saja aman digunakan untuk menyimpan bahan makanan (Food Grade) namun juga ramah bagi lingkungan.

3. Pewarna yang digunakan dipilih dari French Positive List. Kelayakannya telah mendapat persetujuan The Council of Europe Commitee of Ministers Resolution AP (89)1.

4. Bergaransi, artinya Tupperware akan mengganti produk yang rusak atau cacat dalam pemakaian normal (sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku).

5. Dibandingkan dengan produk berbahan plastik lain, keistimewaan tupperware adalah pada tutupnya yang kedap udara (agar makanan lebih higienis dan tahan lama) dan kedap cairan (anti bocor).

Sejarah Tupperware

Tahun 1938, Mr. Earl Tupper, seorang ahli kimia dari Amerika Serikat berusia 31 tahun mendirikan perusahaan Tupper Plastic Company dan pabrik pertamanya di Farnumsville,Massachussets, USA inilah produk plastik dengan merk Tupper Plastic mulai dijual tahun 1946 melalui toko dan katalog.

Namun penjualan kurang sukses karena keistimewaan produk Tupperware yaitu "SEAL" atau tutupnya yang kedap udara dan kedap cairan ini tidak diketahui konsumen karena tidak ada penjelasan tentang itu....
Keadaan berubah ketika seorang wanita bernama Brownie Wise memperkenalkan cara penjualan produk Tupperware melalui "PARTY PLAN/HOME PARTY" atau peragaan dirumah-rumah yang terbukti lebih sukses dan efektif karena disertai penjelasan mengenai keistimewaan dan manfaat dari tiap produk.

Fakta yang menajubkan saat ini setiap 2,5 detik terdapat Tupperware Party. Dengan Tupperware Party setiap 2,5 detik membuat Tupperware merupakan produk yang paling terkenal didunia.
Dalam usianya yang lebih dari setengah abad, saat ini Tupperware telah menjadi salah satu perusahaan terkemuka didunia dibidang wadah plastik untuk penyimpanan maupun penyajian yang berkualitas tinggi. Dengan kantor pusat di Orlando, Florida (US), saat ini Tupperware telah dipasarkan hampir di 100 negara didunia.

Kita pada saat ini mempunyai lebih dari 200 item produk yang terdiri dari:- Food storage containers.- Tuppertoys.- Entertainment products.- Microwave products.- Dan lain-lain.Tupperware mulai dikenal masyarakat Indonesia sekitar tahun 1978. Namun, nyatanya belum dapat berkembang luas, karena belum memiliki kantor perwakilan dan distributor resmi Tupperware di Indonesia.

Sebagai sebuah peluang bisnis yang menjanjikan, Tupperware pernah dilirik beberapa orang. Namun setelah mengetahui cara penjualan yang unik, antara lain dipasarkan melalui pesta/demo Tupperware mereka mundur teratur.

Setelah beberapa kali gagal mencari rekanan, tahun 1990 Kantor Pusat Tupperware dari Orlando, datang ke Jakarta untuk menyeleksi tujuh calon rekanan. Diluar dugaan, dari hasil seleksi terpilih Ibu Nafisah Emir yang sebetulnya cuma iseng-iseng saja mengikuti seleksi.
Akhirnya pada 11 Juni 1991 diadakanlah pesta Tupperware pertama di Indonesia. Inilah cikal bakal bisnis Tupperware yang begitu hebat di Indonesia.

Dapat dikatakan, tahun ´91-´94 merupakan masa peletakan pondasi bagi Tupperware Indonesia, tahun ´95 perlahan-lahan Tupperware bangkit dan berkembang pesat pada periode berikutnya. Pada saat ini Tupperware Indonesia yang diwakili oleh PT Imawi Benjaya telah memiliki lebih dari 91 Distributor resmi yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.
Filosofi TupperwareTupperware telah sukses lebih dari 50 tahun dengan filosofi yang sangat sederhana. Kita percaya bahwa yang menjadi dasar untuk sukses tergantung pada:- PEOPLE (orang).


Lokasi Tupperware diDunia

Sumber : Buku Tupperware

Rabu, 31 Maret 2010

Tips Pemilihan dan Pemeliharaan Barang

* Pilih bahan yang berkualitas baik, tidak berkutu, mencantumkan waktu kadaluarsa.

* Bila diwaktu lampau anda membeli bahan pas dengan yang anda butuhkan saat itu, cobalah sekali-kali anda membuat stok. Keuntungannya, anda tidak akan panik ketika membutuhkan barang yang di perlukan karena selalu tersedia. Terutama bila rumah anda jauh dari tempat berbelanja barang bermutu baik.

* Bahan seperti tepung, sebaiknya di sangrai dulu agar lebih tahan lama dan menghindarnya dari berkutu. Ketika menyangrai, beri daun pandan. Selain menambah harum, daun pandan juga dapat ,menjadi patokan kapan tepung cukup waktu menyangraiannya.

* Bila bahan makanan yang tersisa masih banyak, hal tersebut merupakan pemborosan yang sia-sia. Oleh sebab itu, masukkan kedalam wadah kedap udara begitu anda membuka kemasannya. Ada beberapa bahan makanan yang baik di perlukan extra, akan menambah aroma, di samping memperpanjang umurnya. Misalnya : kacang tanah, lebih baik dijemur dulu supaya tidak mudah tengik. Pilih gula jawa yang benar-benar kering.
Jangan meletakkan sendok di dalam wadah, agar bahan makanan tidak terkontaminasi dan selalu terjaga higienisnya.

* Tandai masing-masing wadah sesuai dengan isinya, misalnya dengan menempelkan label, untuk mempermudah dan mempercepat anda menemukan yang di butuhkan.

* Penting mempelajari dan memberikan informasi kepada anggota keluarga yang lain untuk mengetahui cara membuka atau menutup yang benar, juga tentang perawatannya, agar Tupperware Anda lebih tahan lama, dan bahan makananpun lebih tahan lama terjaga kualitasnya.

Sumber : Buku Tupperware
'Kulkas dan gaya hidup sehat

Agar Kulkas Hemat Energi

1.Kurangi waktu dalam membuka lemari es.Untuk setiap menit anda membuka pintu lemari es, di perlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.

2.Potong atau bahan makanan dalam porsi yang lebih kecil.Ukuran yang lebih kecil memerlukan energi yang lebih sedikit untuk memasaknya.

3.Susun isi kulkas dengan rapi agar udara dingin bisa mengalir ke sela-sela kulkas sehingga menghemat energi.

4.Pastikan isi kulkas tidak melewati pintu dan rak nya, karena pemakaian energi akan menjadi kurang efisien.

5.Pastikan karet penutup disekitar pintu bersih dan rapat. Karet penutup yang masih baik harus bisa menjepit selembar kertas. Apabila kertas dapat dengan mudah di tarik, berarti sudah waktunya mengganti karet penutup.

6.Jauhkan kulkas dari sumber panas seperti kompor atau oven. Beri jarak sedikitnya 5 hingga 7 cm dari dinding, sehingga udara dapat beredar di sekitarnya.


Sumber : Buku Tupperware
' Kulkas dan gaya hidup sehat

Jumat, 12 Maret 2010

Mengapa Tubuh Perlu Air

Tubuh manusia terdiri dari 60 % cairan, kekurangan cairan pada tubuh bisa mengakibatkan :

1.Sirkulasi darah dan nutrisi tidak lancar, tubuh menjadi lemas, suhu tubuh meningkat.

2.Sel-sel yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan akan cairan dan elektrolit, mengakibatkan kelelahan otot.

3.Kulit wajah menjadi pudar.

4.Fungsi ginjal terganggu , urin tidak mengalir bebas sehingga warnanya tidak jernih dan berbau.

5.Asupan cairan yang kurang membuat makanan sukar di cerna usus, sukar buang air besar.


Sumber : Buku Tupperware
'Kulkas dan gaya hidup sehat