Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Agustus 2010

Ayah


Tepatnya disebuah desa yang indah dan sunyi, hiduplah satu keluarga dengan ke2 anaknya ' Ana dan Iwan..Hidup yang begitu sederhana dan damai. Seorang pria yang selalu sabar dalam menjaga anak2nya. Istri tercinta yang terlebih dulu meninggalkannya.

Segala sesuatu dilalui bersama..dari membaca buku, main catur, jalan pagi, berkebun ,,,selalu dilakukan bersama kedua anaknya.

Anakpun tumbuh semakin dewasa, dimana mulai mempunyai kesibukan masing-masing. Meskipun begitu Ana dan Iwan tidak pernah melupakan ayahnya yang sudah menjaganya. Selalu memberi perhatian dan kasih sayang.

Keadaanpun semakin berubah, Iwan mendapat pekerjaan diluar kota. Sementara Ana, anak perempuannya sudah mulai sibuk dengan mengurus suaminya. Ayah menjadi sedih..merasa tidak diperhatikan.

Saat-saat yang di khawatirkan terjadi juga, Ana harus ikut suaminya yang dipindah tugaskan keluar daerah. Ana tidak tega melihat ayahnya yang sendirian...meskipun ada penawaran untuk sang ayah tapi sang ayah bersikeras untuk tidak ikut, karna ayah tidak mau meninggalkan kenangan yang ada dirumah tersebut.

Dengan berlalunya waktu ayahpun hidup sendirian,..kecelakaan yang menimpa beberapa bulan yang lalu membuat sang ayah menjadi tidak bisa berjalan. Karna kesibukan Ana dan Iwan serta sayangnya ayah pada anaknya keadaannya tidak pernah dibagikan oleh kedua anaknya. Anak yang tidak pernah lagi berkunjung serta ayah yang diam hanya menunggu kepulangan anak2nya.

Keadaan yang lumpuh tidak mematahkan semangat sang ayah, dengan bantuan famili dan kursi roda ayah bisa bertahan...namun dia selalu saja teringat setiap sudut2 rumah yang selalu dilakukan bersama anak2 dan istrinya. Lama kelamaan ayah semakin putus asa dan bersedih....meskipun begitu ayah tetap menyembunyikan keadaannya pada kedua anaknya. Karna ayah tidak ingin membuat kedua anaknya khawatir dgn keadaannya.

Satu tahun berlalu, anaknya juga tidak datang berkunjung...ayah semakin bersedih, kecewa. Tapi ayah tidak juga memberitahu keadaanya..karna ayah yakin suatu hari anaknya akan pulang dan tinggal bersamanya.

Akhirnya doa yang dipinta setiap malam terkabulkan, pada saat menyambut hari yang Fitri..kedua anaknya pulang dengan memberi kebahagiaan. Ana yang sudah memiliki anak, serta Iwan yang sudah beristri. Kesedihan , kekecewaan yang dirasa berakhir dengan kebahagiaan.

Mengisi kekosongan waktu dan menghilangkan mata mengantuk akibat kurang tidur. ( * _ ^ )...

Jumat, 23 April 2010

Akankah aku' Gagal



Tiga tahun sudah kulewati sebagai ibu dan ayah bagi anakku semata wayang bernama Alif, Aku tidak menyesal karna rumah tangga yang kubina bersamanya hanya bertahan selama 5 tahun. Ketidak cocokan dan selalu timbul konflik dalam keluarga membuat aku untuk memutuskan berpisah dengannya. Meskipun awalnya berat tapi hanya itulah jalan terbaik buat aku dan anakku bisa menjalani hidup dengan tenang..tanpa adu otot setiap hari, sebuah keluarga yang tidak bisa di pertahankan.

****
Hampir lupa hari ini aku harus kesekolah untuk mengambil rapot kenaikan Alif, udah mau kelas 5 aja Alif ini. Ternyata tidak gampang ya menjadi ibu juga ayah bagi Alif...sampai disekolah aku terlambat kira2 setengah jam, Alif sudah menujukkan wajah yang tidak bersahabat ..hmm aku tau pasti dia kesal karna aku terlambat lagi.
“..mama seadainya ada papa kan enak'...ku pegang kepalanya sambil tersenyum “..iya nanti kita cari papa ya”.

Hidup yang kujalani saat ini sudah membuat ku bahagia, meskipun agak sulit membagi waktu buat Alif dan pekerjaan. Meskipun keluarga sudah menyuruhku untuk mencari pasangan hidup ,
tapi aku tidak ingin di repotkan oleh yang namanya suami..karna aku tidak ingin gagal untuk yang kedua kalinya.
Meskipun begitu aku juga tidak boleh egois hanya karna kegagalan aku , Alif menjadi korban.

Suatu hari aku terima kenalan melalui Skype..Yudi namanya, umunya 4 tahun lebih muda dari aku..awalnya aku malas menaggapinya tapi karna asik juga di ajak ngobrol maka berlanjutlah pertemanan kami sampai sekarang. Anak muda yang pantang menyerah menurutku..meskipun dia tau aku adalah seorang janda memiliki anak satu.
Seringnya dia menjemput aku kalau pulang kantor, atau pada saat libur dengan sengaja datang kerumah hanya untuk mengajak Alif pergi bermain...tadinya aku tidak suka dgn apa yang dia lakukan, aku malu terhadap tetangga rumah yang suka berkumpul kalau sudah sore hari..maklumlah tinggal di komplek.

Sampai akhirnya Yudi datang menemui orang tuaku dengan tujuan untuk melamar aku dan menjadikan aku sebagai istrinya. Karna niatnya yang tulus dan aku juga tidak ingin tetangga mencemooh maka aku pun tidak bisa menolaknya.
Perkenalan yang berjalan delapan bulan akan ku akhiri dengan pernikahan.

***
Tibalah hari pernikahan dimana semua keluarga berkumpul, kecuali ibu mertuaku yang tidak hadir karna sakit. Hari itu aku hanya bisa berdoa memohon kepadaNya semoga pria yang di hadapanku ini terbaik buat aku, Alif dan masa depanku.

Dari pernikahan ini kami di karunia anak laki-laki yang sekarang sudah berumur satu setengah tahun, Awalnya kupikir pernikahan kami berjalan dengan baik, Dia tidak pernah melawan aku meskipun kadang aku selalu keras dengannya. Dia selalu bersikap baik terhadap ibuku, Alif dan tentunya terhadap anak kandungnya Alfa.
Karna tempat kerjanya 4 jam perjalanan makanya Dia tinggal di mes dari fasilitas kantor. Sesekali baru pulang. Pernah aku berpikir untuk ikut dengannya tapi aku tidak tega meninggalkan ibu ku sendiri dan meninggalkan pekerjaanku yang sudah sangat lumayan buat aku dan keluargaku.
Meskipun aku kadang tidak suka dengan sifat ibu yang selalu ikut campur dalam hal rumah tanggaku tapi dia tetap ibu yang harus ku jaga, sejak meninggalnya ayah.
Aku juga sudah menyarankan Dia untuk tetap tinggal di rumah dan mencari pekerjaan baru..karna tidak ingin mendegar omelan ibu dan meninggalkan pekerjaan ya jadi beginilah kami menjalani hidup, satu di sana dan satunya lagi di sini. Hampir setiap aku menjenguknya atau Dia pulang kerumah aku selalu memeriksa laptop dan hanphonenya.
Meskipun kadang suamiku tidak suka dengan apa yang aku lakukan tapi aku selalu ingin menang sendiri. Karna kupikir suamiku tidak pernah marah maka semua yang aku lakukan bisa di terima olehnya.

Sampai suatu hari tepat jam 1 malam suamiku sampai di rumah, karna aku mengatuk sekali dan capek aku tidak bisa melayaninya, aku memberi pengertiannya untuk tidak sekarang.
Paginya tanpa sarapan dan pamit pergi begitu saja, aku pikir karna masalah semalam makanya dia marah. Siang itu ku sms lah “ kenapa pergi bekerja tidak pamit “ jawab suamiku “ aku marah dan kesal kamu tidak bisa menghargai aku sebagai suami..kalau gini caranya kita pisah aja “.

Langsung aku menelfonnya “ kenapa pa..kok papa bicara seperti itu, iya mama tau mama salah , mama minta maaf. Sekarang papa dimana pulangya kita bicara baik2.
Suamiku tidak menjawab hanya mengirimkan sms “ aku sudah terlanjur kesal dengan mama, aku tidak ingin pulang.

Terduduk aku di sudut kamar..ada apa dengan suamiku, tidak seperti biasanya..semoga aja ini hanya kemarahannya sebentar. Yaallah apa aku terlalu keras terhadap suamiku..apa aku terlalu jahat terhadap suamiku...ya allah aku tidak ingin sesuatu terjadi.
Berulang kali aku sms, telfon juga tapi hasilnya nol..tidak ada balasan apalagi telfon balik.

Aku menyusulnya ketempat kerja, tapi hasilnya nol..aku malah di tinggal di pingir jalan, kususul dia ke mesnya kata temennya sudah 2 hari gak pulang.
Akhirnya aku kembali lagi ketempat kerjanya...2 jam aku menunggu akhirnya suamiku muncul juga..tapi tetep juga hasilnya nol dia tidak mau menerima maaf atas kesalahan aku..di bibirnya hanya keluar aku terlanjur sakit hati.
Ditinggalnya aku di parkiran motor sambil menagis aku menyetop taksi yang ada. Aku kembali pulang kerumah..
Sudah hampir 1 minggu tidak ada kabar darinya.., Anakku Alfa jatuh sakit kena disentri dan harus di rawat..
Ku kabari suamiku kalau anakny sakit..tapi tidak ada jawaban, aku mencoba menghubungi temannya ..temannya hanya menyampaikan kalau Yudi tidak mau pulang karna gak ada uang.
Aku memohon kepada temannya untuk memijamkan uang nanti saya ganti...sudah dipinjamkan uang juga tidak mau pulang.
Sampai anakku sembuh juga dia gak pulang.

Dalam doaku “ Yaallah sesungguhnya Engkau yang mengatur semua ini..walaupun aku keras terhadapnya YaAllah tapi aku sangat sayang padanya, aku tidak bisa hidup tanpanya YaAllah..aku tidak ingin ada perpisahan yang kedua kali dalam hidupku Ya Allah.
Apa kesalahanku sudah tidak dapat di ampuni YaAllah. YaAllah berilah petujukMu.

Tadinya aku ingin meyelesaikan masalahku pagi ini dengan menyusulnya lagi, siapa tau ada jalan..tiba-tiba HP berbunyi sms masuk..” Mam..papa minta maaf ya..mungkin papa udah keterlaluan gak bisa mengerti mama”
Kulihat Alfa yang masih tidur..Terimakasih Tuhan karna mendengar doaku, Malam itu aku juga sudah berniat untuk tidak lagi keras terhadapnya dan meninggalkan pekerjaanku. Karna kupikir inilah jalan terbaik.


****
Tepat jam 11 malam aku sms temanku, minta pendapatnya gimana..” Maafya Mul karna sudah menggagu malam2 aku tidak tau harus cerita ke siapa, masih masalah yang kemarin “.

!!jawab : Gak kok..inilah gunanya teman, belum selesai ya Mam..bukannya kemarin udah baik2 aja, ada masalah apa lagi Mam.

“ Ternyata suami kk selingkuh..dia punya pacar..gimana nich mul....(sambil nagis nich ) ...

!!jawab : Gini aja dech mam..cari tau dulu beber apa gak atau gimana ya....

Jumat, 19 Februari 2010

Takdir & Sahabat


Mia , Raka dan Yezi tinggal dalam satu rumah..dulu sebelum mereka punya rumah sendiri mereka tinggal di Panti Asuhan. Hampir 25 tahun mereka bersama.... Mia sangat menggagumi Raka yang sebagai kakak tertua. Bisa di bilang jatuh cinta, karna Mia merasa Raka selalu ada jika Mia dalam kesedihan atau kesusahan. Raka pun berjanji akan selalu menjaga Mia dan akan hidup bersama suatu hari nanti. Harap dan perasaan Mia pun tidak bertepuk sebelah tangan.....
Mereka selalu bersama...hampir tidak bisa di pisahkan lagi , dan kebetulan juga mereka bertiga bekerja pada Hotel ehh bukan Wisma yang sama. Mia sebagai resepsioni, Raka sebagai Maintenance dan Yezi sebagai pemandu wisata., Wisma Bali namanya....

Sementara Dayana dan Derek adalah adik beradik yang berbeda sifat...Derek yang sangat pelembut, dan penurut , sementara Dayana keras kepala dan tidak mau diatur, maka tidak jarang jika Dayana selalu saja bertengkar dengan ayahnya..kebetulan ibu mereka sudah meninggal.
Dayana lebih memilih tinggal sendiri di banding bersama ayahnya yang suka mengatur kehidupan anaknya...itu menurut Dayana tapi tidak menurut Derek...Ayahnya bagi dia adalah segalanya..

Sampai pada suatu ketika...Derek di perintahkan untuk bekerja di Wisma bali...kebetulan Wisma ini punya ayah Derek.
Derek di utus ayahnya hanya sebagai wakil personalia karna menurut ayah Derek...untuk meraih usaha maju dan sukses harus di mulai dari nol...jika Derek bisa melewati itu semua makan dengan lega ayahnya bisa memberikan segala usahanya kepada Derek.

Perkenalan pun terjadi, beberapa hari bekerja Derek mulai menyukai Mia, karna Mia ini baik, tidak sombong dalam berteman dan tidak memandang apakah seseorang itu kaya atau miskin....di Wisma Bali tidak ada yang tau kalau Derek itu adalah anak dari pemilih tempat dimana mereka bekerja...tapi karna sifat malunya itu Derek tidak berani menggungkapkan isi hatinya, dan menurut Derek..Mia dan Raka sepasang kekasih...tapi setelah mendapat info kalau mereka sebenarnya kakak adik..ya meskipun bukan kandung tapi gak ada salahnya kalau mereka saling jatuh hati...

Seperti biasa semua berjalan dengan lancar....aktifitas yang di lakukan.., Derek pun mulai familiar dan aktif dalam kerjanya...tapi tidak untuk Raka.. Seperti biasa selalu saja ada perdebatan antara Raka dan Manajer...sampai akhirnya Raka di PHK dengan alasan sudah membuat keributan dengan berkelahi..emang sih waktu itu Raka berkelahi tapi karna menolong karyawan cewek yang di usilin preman pada saat berangkat kerja..lokasi tidak jauh dari Wisma Bali..Preman tidak terima akhirnya terjadi dech perkelahian dan menyerang di depan Wisma Bali.
Derek ikut membantu dalam masalah ini agar Raka tidak di PHK tapi Raka tetap dengan pendiriannya dia tidak akan bekerja dengan orang yang tidak mau mendengar keluhan karyawan...iya juga sih..Managernya terlalu berkuasa...

Musibah tidak berhenti disitu saja...pada saat Raka mau memulai usaha, dia harus membayar hutang Yezi kepada lintah darat, karna uangnya kurang makan terjadilah perkelahian lagi antara mereka..pukul sana pukul sini jatuhlah satu korban Jon namanya...Jon ini temannya Raka, tadinya Raka mau memukul preman tapi karna mengelak akhirnya pukulan kayu yang keras terkena pada Jon..sehingga menjadi koma.
Waktu berlalu....Raka merasa sangat bersalah dan tidak mau menjadi beban bagi Mia akhirnya memutuskan untuk pergi dari kehidupan mereka. Yezi yang merasa sangat bersalah sekali karna dia semua jadi berantakan, dan lebih memilih diam , dia takut jika buka mulut Raka akan di anggap sebagai tertuduh karna Jon belum juga sadar.
Meskipun begitu Raka selalu mengirimkan uang untuk pengobatan Jon tanpa sepengetahuan Mia dan yang lainnya...
Setahun berlalu..menghilangnya Raka membuat Mia menjadi pemurung, meskipun Derek dengan segala cara mencari perhatian tetapi tetep aja Mia tidak ada tanggapan. Karna menurut Mia dia yakin akan keajaiban...Jon bisa sembuh dan Raka akan kembali padanya.

Sampai suatu hari penyamaran Derek di ketahui dan Derek kembali bekerja di kantor Pusat, meskipun begitu Derek selalu mengunjugi Mia..dan selalu mengambil hati Mia. Menggungkapkan isi hatinya yang selama ini di pendamnya, Derek sangat menyukai Mia sebagai perempuan yang hebat.
Penolakan Mia tidak membuat Derek putus asa karna mencintai seseorang bukan berarti harus memilikinya...bisa bersama atau melihat gadis yang dicintai senang sudah membuat hati Derek menjadi bahagia.

Akhirnya dimana Raka bersembunyi dan bekerja di ketahui oleh Mia...tanpa sengaja Mia memergoki Raka sedang berbelanja di Toko mainan bersama Dayana. Mia merasa Dayana adalah pacar barunya Raka makanya rela meninggalkan Mia demi perempuan lain....karna sakit hati dan di hianati tidak mau mendengar penjelasa ' Mia berlalu pergi. Dayana yang kebetulan sangat menyukai Raka lebih memilih menghalangi Raka yang hendak mengejar Mia.
Jon pun mulai pulih dan sembuh...meskipun awalnya terkena amnesia tapi masih bisa mengingat masa lalunya karna Yezi mengajak Jon ditempat pernah celaka.

Jon juga sudah memaafkan Raka karna tidak semua yang dideritanya selama ini adalah hasil kesengajaan..., meskipun begitu Raka tidak ingin mengecewakan Mia yang di lihatnya sudah sangat bahagia dengan Derek.
Jadi lebih memilih tetap dengan keputusan nya tidak lagi berkumpul bersama mereka.

Pengorbanan Derek terhadap Mia ternyata membuahkan hasil...Ayah Mia yang selama ini di carinya ternyata bisa di lacak oleh Derek dengan bantuan anak buahnya...meskipun Ayah Mia sudah meninggal tapi paling tidak Mia masih bisa mengetahui seperti apa Ayahnya yang sebenarnya, dan kenapa alasannya meninggalkan Mia waktu kecil dulu di Panti Asuhan. Karna selisih paham yang tidak tahu kapan selesainya..Mia pun berpacaran dengan Derek, meskipun Mia tidak bisa menerima Derek dengan setulus hati...karna masih ada nama Raka di dalam hatinya. Tapi pengorbanan Derek sudah sangat berarti buat Mia..mungkin dengan perlahan perasaan ini akan timbul dengan sendirinya...hari-haripun berlalu.

***
Derek mulai merasakan kalau tidak ada keberesan pada dirinya..seringnya sakit kepala dan pusing, karna ayahnya yang sangat menghawatirkan Derek, akhinya di bawa periksa ke dokter pribadinya. Dua hari kemudian keluarlah hasil test..Derek terkena kanker otak stadium 4..umur yang tersisa tinggal 3 bulan lagi..Hati ayah Derek hancur bercampur sedih karna akan kehilangan anak laki satu-satunya yang sangat dia sayangi...
Derek belum mengetahuinya...dia hanya tau kekurangan Darah dan terlalu lelah, karna Ayah Derek tidak mengijinkan dokter berkata terus terang terhadap Derek.
Tanpa pikir panjang Ayah Derek, menyuruh segera melamar Mia..dan segera menikah..agar kelak bisa menberinya cucu...Tapi tidak mudah untuk itu, karna menurut Derek baru saja Mia menerima cintanya dan tidak dengan cepat Mia mau menjadi istrinya.

Awalnya Mia tidak mau menikah dengan Derek, terlalu cepat untunya..tapi karna permphonan ayah Derek yang menceritakan tentang penyankit yang dideritanya serta tidak jadinya Wisma Bali di jual kepada pihak lain akhirnya Mia setuju, karna Mia pernah melihat Derek pingsang saat hendak menjelaskan para karyawan Demo Wisma Bali hendak di jual. Kesehatan Derek menurun drastis dan tidak bisa menerima masalah yang membuatnya menjadi pusing , karna prihatin dan rasa simpatinya serta pengorbanannya Mia mau menjadi istrinya. Tapi Derek belum mengetahui kenapa Mia mau menjadi istrinya secepat itu. Tanpa sengaja Dayana mengetahuinya dan marah pada ayahnya, meskipun Dayana tidak ingin Mia kembali pada Raka tapi aku tidak bisa melihat Mia akan menjadi janda setelah menikah beberapa bulan dengan abangnya.
Dayana menemui Raka dan menjelaskan semua apa yang terjadi, Dayana hanya bisa bilang cinta itu tidak bisa di paksakan, dan persahabatan juga tidak bisa di beli dengan uang. Aku beruntung bisa mengenal kamu dan akan selalu menggangumi kamu Raka.

Pesta pernikahan sudah di persiapkan, semua di lakukan oleh ayah Derek...sampai 2 hari menjelang pernikahan Mia kabur meinggalkan rumah bersama Raka...Derek kelimpungan mencari keberadaan Mia dimana..di sms, di telpon juga gak di balas dan di angkat..Derek menjadi panik.
Sms terakhir di kirimkan Derek “ Mia kamu dimana, aku begitu khawatir..aku tidak bisa hidup tanpamu, jika kamu tidak ada di samping aku lebih baik aku mati, ..Mia ayolah balas sms ku ini..aku sangat tulus mencintaimu aku janji akan selalu membahagiakanmu”

Mia membacanya sambil berlinangan air mata..dilihatnya Raka yang sedang tidur pulas di tendanya, akhirnya Mia lebih memilih Derek dan meninggalkan Raka dengan sepucuk surat “ Abang..mungkin kita tidak berjodoh..aku akan selalu mencintai abang, tapi aku sudah janji dengan Derek akan menjadi istrinya dan akan menjaganya, bukan karna balas budi atau karna Derek sakit..tapi aku benar-benar merasa Derek sangat tulus mencintai aku. Maafkan aku abang..Mia”

Dirumah tidak sengaja Derek mendengar percakapan antara ayahnya dan Dayana..Derek menjadi sedih dan putus asa..dia merasa Mia menerimanaya karna kasihan karna dia sakit. Di waktu yang sama Mia menelfon Derek mengabarkan kalau sudah ada dirumah dan maaf karna sudah membuatnya khawatir. Tanpa pikir panjang Derek kerumah Mia..dan menanyakan “ Mia kamu kemana aku hawatir...Mia senyum dan berkata aku mencari udara segar..., Mia ada yang ingin ku tanyakan padamu! Apa jawab Mia..kenapa kamu menyukaiku, dan mau menerima aku sebagai suamimu... Mia diam tidak menjawab..., sambil membalikkan badan Derek berkata kamu tidak perlu menjawabnya karna aku sudah tau jawabannya...dengan ekpresi kaget Mia bilang, kenapa bicara seperti itu.
Derek : Kamu mau menikah denganku dan menerima aku karna kamu tau aku akan mati dan kamu hanya kasihan padaku...aku tidak ingin kehadiran aku menjadi beban buatmu,,,aku tidak ingin memaksakan kehendak orang tuaku karna aku akan mati...
Mia ; Tidak Derek...aku mencintaimu sepenuh hati..bukan karna kamu sakit atau kasihan..
Derek : Besok adalah hari pernikahan kita, jadi sebelum terlambat sebaiknya kita batalkan saja pernikahan ini..aku tidak ingin hidupku menjadi beban oleh orang-orang yang paling aku sayang.

Mia memberi pengertian dan penjelasan , akhirnya Derek mau menerima keputusan Mia yang tetap ingin menjadi istrinya..
Derekpun dengan lega pulang kerumah...sesampainya dirumah adik dan ayahnya sudah menunggu dengan khawatir..., Derek lansung menuju kekamar untuk beristrirahat..diletakkannya cicin pernikahannya di meja tepat di sebalah dia tidur.
Dalam mimpinya Derek sudah menjadi suami istri yang sah dengan Mia dan di hadiri oleh kaum kerabatnya saja dan teman-teman di Wisma bali...karna gak buat pesta besar..

Keesokan paginya...ketika semua sudah bersiap-siap...ayah Derek dengan wajah yang penuh gembira membangunkan Derek...Derek...Derek...ayo bangun sudah siang...nanti terlambat...dilihatnya Derek masih tidur pulas....pada saat memegang tangannya ternyata sudah dingin dan tidak ada nyawanya lagi..Malam itu dalam mimpinya ternyata Derek sudah menghembuskan nasaf terakhirnya..
hari itu bukanlah hari pernikahan melainkan adalah hari pemakaman Derek karna Derek sudah meinggal Dunia....
Mia sangat menyesal...seadainya dari dulu bisa menerima Derek mungkin dia akan hidup bahagia...tapi menyesal kemudian tiada guna...

Empat tahun berlalu...” apa yang paling jauh di dunia ini adalah masa lalu...apa pun kendaraan yang kita gunakan, tetapi kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang “.
Sampai akhirnya Dayana bisa menjadi anak yang baik dan menggantikan usahan ayahnya, Raka yang akhinya bisa bersatu lagi dengan Mia ....Jon teman Raka yang bisa menjadi pengacara dengan lulusan terbaik dan Yezi yang bisa menjabat sebagai Manager di Wisma Bali...

Gimana ceritanya...sampai jumpa di cerita berikutnya....